BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

11/10/2010

75% Gawang Persib Kebobolan di Babak Kedua

DALAM berbagai kesempatan, tim pelatih dan manajemen tim Persib Bandung sudah menunjuk lini pertahanan tim kebanggaan bobotoh ini menjadi masalah terbesar dalam 6 laga pembuka mereka di Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011. Mereka menilai, barisan pertahanan yang dikomandani dua pemain tim nasional, Nova Arianto dan Maman Abdurahman sangat keropos dan mudah ditembus lawan. Benarkah?

Kesimpulan tersebut ada benarnya. Tapi berdasarkan data statistik yang coba disusun "GM", ada persoalan lain yang turut memperparah kinerja tim secara keseluruhan yang menyebabkan Persib terpuruk di awal musim ini. Menurut asisten pelatih Persib, Robby Darwis, persoalan yang tidak kalah penting untuk segera dibenahi adalah menyangkut kondisi stamina dan konsentrasi para pemain sepanjang laga.

"Karena stamina menurun, konsentrasi pemain di babak kedua turut menurun. Karena itu, kita lebih banyak kebobolan di babak kedua," kata Robby ketika dihubungi "GM", Selasa (9/11).

Robby benar. Statistik menunjukkan, dari 12 gol yang bersarang ke gawang Persib, 75% atau sebanyak 9 gol terjadi di babak kedua. Sedangkan tiga lainnya atau 25% terjadi di babak pertama. Dari empat kekalahan yang dialami Persib, hampir semua gol penentu kekalahan terjadi di babak kedua. Padahal pada saat jeda, ketika stamina masih bugar, Persib masih bisa mengimbangi lawan.

Contoh yang paling mencolok adalah ketika Persib dihajar Deltras Sidoarjo 1-4 dan Persija Jakarta 0-3. Dalam dua pertandingan tandang tersebut, di babak pertama Persib bisa memaksakan hasil imbang 0-0. Tapi memasuki gawang kedua, lini pertahanan Persib porak-poranda dan gawang Markus Horison tanpa ampun diberondong empat gol saat melawan Deltras dan tiga gol saat dihantam Persija.

Sadar akan buruknya stamina para pemain, manajemen klub sudah mengambil langkah strategis, yaitu mendatangkan kembali Entang Hermanu sebagai pelatih fisik. Kita tunggu hasilnya! (endan suhendra/"GM")**

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Ada kesalahan di dalam gadget ini