BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

11/20/2010

Jovo Akhirnya Diberhentikan Jadi Pelatih

BANDUNG, TRIBUN - Konsorsium PT PBB dan manajeman Persib akhirnya setuju untuk memberhentikan pelatih asal Serbia, Jovo Cuckovic. Komisaris PT PBB, Kuswara mengungkapkan hal tersebut saat jumpa pers di Rumah Makan Sederhana Jalan Riau, Sabtu (20/11).

Namun, Kuswara belum mengungkapkan nama yang akan menangani Maung Bandung selanjutnya. Juga nasib Robby Darwis yang kini menjabat sebagai asisten pelatih.

Sebelumnya, Jovo disebut-sebut bakal menjadi direktur teknik tim Persib. Tapi, sejauh ini Kuswara belum mengungkapkannya apakah Jovo masih bertahan di Maung Bandung, atau Persib malah melepasnya.

Hingga berita ini ditulis jumpa pers masih berlangsung.
Read More »»

RUPS Persib Tentukan Nasib Jovo

Tim bertabur pemain bintang Persib Bandung saat ini terseok-seok di papan bawah klasemen Superliga Indonesia 2010/11 dengan perolehan empat poin dari enam laga yang sudah dijalani.

Hasil ini tentunya bertolak belakang dengan modal yang dimiliki tim, dimulai dari sisi finansial, fasilitas tim, materi pemain hingga dukungan suporter. Entah apa yang terjadi dengan tim kebanggaan Kota Bandung ini.

Jadwal kosong Persib hingga awal Januari mendatang, membuat tim Maung Bandung berencana menggelar evaluasi yang selalu tertunda, Sabtu (20/11) besok. Hal ini bersamaan dengan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Hadirnya tokoh-tokoh penting pemodal Persib dalam evaluasi nantinya merupakan kesempatan emas bagi manajemen untuk menjelaskan situasi tim yang paling mutakhir. Isu penggantian pelatih Jovo Cuckovic menjadi salah satu yang akan dibicarakan termasuk kemungkinan mendatangkan pemain asing baru.

Santer beredar jika Jovo akan disodori pekerjaan baru sebagai direktur teknik. Langkah ini diambil jika Maung Bandung mendapat arsitek tim baru yang lebih mumpuni. Akan tetapi Jovo kabarnya akan memilih mundur daripada berganti tugas. Di sisi lain, perubahan status Cristian Gonzales menjadi warga negara Indonesia, tentunya membuka peluang bagi Persib untuk mendatangkan pilar asing baru
Read More »»

Sanksi Menunggu Pablo

STD. SILIWANGI,(GM)-
Karena belum juga muncul hingga sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (19/11), Pablo Alejandro Frances terancam sanksi dari manajemen tim Persib Bandung. Sanksi yang akan dijatuhkan manajemen tim untuk striker asal Argentina ini bisa berupa peringatan, teguran keras, hingga diparkir pada saat Persib menghadapi Sriwijaya FC, 2 Januari mendatang

Ancaman sanksi untuk Pablo tersebut disampaikan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di sela-sela menyaksikan sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi, Jumat (19/11). "Kalau tidak datang hari ini (kemarin, red), akan ada peringatan untuk Pablo. Dia harus membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulang kembali tindakan indisipliner seperti ini," kata Umuh.

Mantan striker Persijap Jepara yang sudah menyumbangkan dua gol untuk Persib ini dianggap telah melakukan tindakan indisipliner karena melewati batas toleransi absen dari latihan yang diberikan manajemen tim. Sehari setelah pertandingan melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, 2 November lalu, Pablo sempat meminta izin pulang ke negaranya untuk menjemput keluarganya. Namun, hingga hari keempat latihan, Pablo tak kunjung muncul.

"Sampai sekarang (kemarin, red), saya belum mendapatkan informasi apa-apa dari Pablo," tandas Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini.

Selain sanksi administratif, Umuh juga tidak menutup kemungkinan memberikan sanksi yang lebih berat apabila alasan keterlambatan Pablo bergabung dengan tim tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Bisa saja dia tidak kita mainkan pada saat melawan Sriwijaya FC nanti. Tapi, pertandingan itu 'kan masih lama. Jadi, kita lihat saja nanti," kata Umuh.

Pelajaran

Umuh memastikan, ancaman sanksi buat Pablo akan dijatuhkan. Sebab, katanya, manajemen tim ingin benar-benar menegakkan kedisiplinan terhadap seluruh anggota skuad Persib. Menurut Umuh, hukuman untuk Pablo akan menjadi pelajaran buat para pemain lainnya.

"Saya berharap hukuman buat Pablo akan menjadi contoh dan pelajaran buat para pemain lainnya agar tidak melakukan tindakan indisipliner. Pokoknya, siapa pun pemainnya, kalau melanggar pasti akan kita tindak tegas," katanya. (B.82)**
Read More »»

Profesionalitas Shahril Patut Ditiru

Sikap profesionalitas tinggi yang ditunjukan oleh gelandang serang timnas Singapura, Shahril Ishak, patut dicontoh oleh pemain Persib lainnya. Meski sudah bertitel pemain bintang di Singapura, dirinya masih tetap menjungjung tinggi profesionalitas sebagai pemain asing yang dikontrak Persib.

Shahril meminta izin pulang kampung dikarenakan ada pemanggilan dari timnas Singapura untuk memperkuat tim kepala singa ini di Asian Games Giangzhou 2011. Setelah timnya gagal melangkah ke babak perempatfinal, Shahril tetap dipercaya untuk memperkuat timnas Singapura yang dipersiapkan di Piala AFF 2010 di Indonesia dan Vietnam.

Saat pemanggilan keduanya ini, Shahril tetap memberikan informasi kepada manajemen bahwa dirinya belum bisa kembali berlatih bersama Persib karena harus kembali memperkuat timnas Singapura.

“Kami baru menerima konfirmasi dari Shahril bahwa dia belum bisa bergabung dengan Persib karena harus membela timnas. Kami juga menerima informasi yang sama dari ofisial timnas Singapura yang memberitahukan bahwa Shahril harus memperkuat timnas," kata Umuh.

Umuh Kecewa Baihakki Tak Beri Kabar

Setelah Pablo Frances melakukan tindakan indisipliner dengan mangkir dari latihan, satu pemain asing milik Persib lainnya, Baihakki Khaizan, dinilai manajemen melakukan hal serupa.

Manajer Persib, Umuh Muhtar, merasa kecewa terhadap bek asal Singapura ini karena tidak memberikan konfirmasi apapun kenapa dirinya tak bergabung latihan bersama Persib. Kekecewaan manajemen memberi bukti bahwa mereka tak pandang bulu terhadap pemainnya yang indisipliner.

Menurut Umuh, manajemen memang mendengar kabar bahwa Baihakki dipanggil timnas, tapi seharusnya Baihakki memberikan kabar secara lisan kepada pihak manajemen mengenai hal ini sehingga tak membuat bingung manajemen.

"Kami tidak menerima kabar dan konfirmasi dari Baihakki, apakah dia dipanggil timnas atau kemana. Seharusnya dia memberikan konfirmasi kepada manajemen kenapa dia absen berlatih. Meskipun saya mendengar informasi dia dipanggil timnas Singapura untuk piala Suzuki cup tapi sebagai pemain professional, dia bisa menghubungi saya untuk memberikan informasi,kata Umuh.
Read More »»
Ada kesalahan di dalam gadget ini