BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

12/18/2010

Sembilan Menyerang, Sembilan Bertahan

BANDUNG, TRIBUN - Meskipun bertajuk laga amal, namun Daniel menargetkan kemenangan dalam pertandingan tersebut. "Pertandingan ini disaksikan bobotoh maka mau tidak mau kita wajib menang," katanya.
Daniel akan menerapkan formasi 3-4-3. Formasi andalannya ini akan menjadi formasi baku Persib dalam mengarungi Liga Super musim ini. Melawan Persema, kata Daniel, akan dijadikan sarana untuk menguji skema permainan tersebut.
"Sah-sah saja kita bertahan dengan 9 pemain dan hanya menyisakan 1 striker, tapi saat menyerang saya pasang 9 penyerang dan tinggalkan 1 bek saja," kata Daniel, membocorkan skema permainan yang akan dilakukan nanti.

Dijelaskan Daniel, taktik sembilan menyerang dan sembilan bertahan menjadi jurus rahasianya dalam mengalahkan setiap lawan-lawannya. "Saat Persik menghadapi tim Korsel di Liga Champion, saya terapkan taktik seperti ini dan hasilnya pelatih mereka bilang bingung menghadapi taktik seperti ini," kata Daniel.

Ketika bertahan, Daniel akan memundurkan 9 pemainnya hingga masuk zona pertahanan. Daniel hanya akan menyimpan 1 pemain saja di depan. "Satu striker pun masih bisa cetak gol dalam posisi sedang bertahan," kata Daniel.

Namun saat menyerang, Daniel mengintruksikan 9 pemainnya masuk zona pertahanan lawan. Daniel hanya akan menyimpan 1 defender saja di belakang. "Jadi saat bertahan kita penuh dan saat menyerang kita maksimal," kata Daniel.
Read More »»

Riedl Tak Risau El Loco - Okto

JAKARTA,-
Indonesia akan memainkan formasi yang sama di semifinal kedua AFF Suzuki Cup 2010 melawan Filipina. Cristian "El Loco" Gonzales dan Oktovianus Maniani yang telah mengantongi kartu kuning tidak dirisaukannya.
Gonzales dan Okto mendapat kartu kuning dalam laga semifinal pertama melawan Filipina, Kamis (16/12) lalu. Keduanya diganjar kartu kuning karena melakukan pelanggaran keras terhadap pemain lawan.
Dengan "tabungan" satu kartu kuning, mereka dipastikan akan absen di laga final pertama jika di semifinal kedua, Minggu (19/12) besok dapat kartu kuning lagi. Absennya kedua pemain tersebut tentu akan sangat merugikan mengingat signifikansi peran mereka dalam permainan tim "Merah Putih".

Untuk menghindarinya, bisa saja mereka disimpan di laga semifinal kedua, dengan harapan Indonesia tetap menang dan mereka akan main di final. Namun asumsi ini langsung ditepis pelatih Alfred Riedl. Ia menegaskan akan tetap memakai tim utama di leg kedua.

"Mereka akan tetap dimainkan. Tidak ada waktu untuk istirahat," tegasnya kepada wartawan, usai latihan timnas di Lapangan ABC Senayan, Jumat (17/12).

Sementara terkait strategi permainan, pelatih asal Austria ini memastikan tim Garuda akan tetap tampil menyerang. Ia menolak main bertahan meski sudah unggul 1-0.

"No! Kami bukan tim defensif. Pilihannya kita bermain terbuka atau menyerang," pungkasnya.

Irfan cedera

Sementara itu, striker Indonesia Irfan Bachdim mengalami cedera ringan jelang semifinal kedua Piala AFF lawan Filipina. Sementara Firman Utina berlatih terpisah dari rekan-rekannya.

Dalam latihan tersebut, Riedl tampak mengistirahatkan para pemain inti tim Merah Putih. Sementara tim lapis kedua tampak digenjot.

Seusai latihan, pelatih asal Austria tersebut memberikan keterangan kepada wartawan. Ia membenarkan kabar soal cederanya Irfan Bachdim.

"Kami sudah melakukan latihan ringan. Beberapa pemain harus diistirahatkan dan ada yang mengalami cedera ringan, seperti Irfan," ujar pelatih 61 tahun ini.

Firman Utina tampak berlatih terpisah dalam latihan tersebut. Ia hanya lari-lari kecil keliling lapangan dan latihan fisik. Terkait kondisi sang wakil kapten, Riedl belum bisa memastikannya.

"Kondisinya masih harus dipantau lagi. Lagipula kami masih punya waktu dua hari lagi," sambungnya.

Sementara soal Muhammad Nasuha yang mengalami benturan di kepala dalam laga semifinal pertama, Riedl bisa memastikan, pemain Persija tersebut baik-baik saja.

"Nasuha baik-baik saja. Lihat saja, sekarang dia pakai bandage di kepala, malah tambah ganteng," seloroh Riedl.
Read More »»

Gonzales, "Saya Tak Janji Cetak Gol"

STRIKER Persib Cristian Gonzales jadi pahlawan kemenangan Indonesia atas Filipina di semifinal pertama Piala AFF, Kamis (16/12) lalu. Gol tunggalnya di babak pertama jadi penentu kemenangan tim "Merah Putih".
"El Loco" --julukannya-- dipastikan kembali jadi andalan Indonesia di partai semifinal berikutnya, Minggu (19/12) besok. Pemain Persib Bandung ini juga berjanji bakal berusaha keras mencetak gol di partai tersebut.

"Saya tidak bisa janji berapa gol yang akan saya cetak besok. Yang penting menang," ujarnya kepada wartawan selepas latihan di Lapangan ABC Senayan, Jumat (17/12).

"Tapi saya tidak bisa melakukan semuanya sendiri. Perlu dibantu rekan-rekan yang lain."

Di semifinal pertama lalu, Gonzales dipasangkan dengan pemain muda berdarah Belanda, Irfan Bachdim di lini depan. Di babak kedua, gantian Gonzales dipasangkan dengan pemain veteran Bambang Pamungkas.

Dari sini terlihat Gonzales merupakan sosok vital yang tak tergantikan. Nama El Loco bahkan sempat disebut jadi salah satu pemain yang ditakuti Filipina. Namun, siapa sosok pemain Filipina yang ditakuti El Loco?

"Saya hanya takut pada Tuhan," jawabnya singkat.

"Dari semua lawan yang sudah kami hadapi, hanya Thailand yang paling berat. Tapi mereka tidak lolos (ke semifinal) ya," tambahnya.

Alfred Riedl hanya memuji dukungan 80 ribu lebih fans Indonesia yang memenuhi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Selain Riedl, striker Irfan Bachdim juga tak lupa mengucapkan terima kasih atas dukungan suporter. Beberapa jam setelah pertandingan, pemain berdarah Belanda ini mengucapkan terima kasihnya lewat akun Twitternya
Read More »»

Daniel, "Matangkan Pemain Muda"

Arsitek anyar Persib Bandung, Daniel Roekito memastikan para pemain muda akan kembali diturunkannya pada pertandingan uji coba melawan Persema Malang di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12) ini. Selain siap dan memiliki kemampuan, Daniel ingin lebih mematangkan mental dan performa para pemain muda sebelum diterjunkan di kompetisi yang sesungguhnya.
"Saya tidak ragu untuk menurunkan mereka (pemain muda, red) lagi. Selain itu, saya juga menilai mereka sangat siap dan punya kemauan," ujar Daniel usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (18/12).

Tentang para pemain muda yang akan dimainkannya sebagai starter lawan Persema, Daniel mengatakan, tidak akan jauh berbeda dengan laga uji coba sebelumnya melawan Persindra Indramayu, Rabu (15/12) lalu. Dalam pertandingan tersebut, pelatih yang mengantarkan Persik Kediri menjuarai Liga Indonesia (LI) XII/2006 ini menurunkan hampir semua stok pemain muda sebagai starter, kecuali Rendi Saputra yang baru masuk di babak kedua.

Dalam skema 3-4-3 yang tengah dikembangkannya di Persib, pada saat menghadapi Persema, Daniel kemungkinan besar akan tetap menurunkan Muhammad Agung Pribadi dan Yudi Khoerudin di posisi stoper mendampingi libero Nova Arianto. Di sektor gelandang, Widansyah dan Munadi bisa jadi akan menopang kinerja Hariono dan Siswanto atau Shahril Ishak.

Sementara itu, Dias Angga Putra dan Rendi Saputra kemungkinan besar akan tetap diberikan kesempatan bermain, meski tidak menjadi starter.

Banyaknya kesempatan bermain yang diberikan Daniel disambut antusias para pemain muda. Atas kepercayaan yang telah diberikan, mereka siap menjawab dengan penampilan total.

"Kita senang banyak mendapat kesempatan. Karena itu, kita harus menjawab kepercayaan yang telah diberikan pelatih," kata Dias
Read More »»

Partai Amal Persib Lawan Persema Tetap Tampil Seratus Persen

STD. SILIWANGI,(GM)-
Kendati hanya bertajuk partai amal dan kedua tim tidak akan diperkuat sejumlah pemain pilar yang tengah membela tim nasional, Persib Bandung dan Persema Malang tetap menjanjikan penampilan maksimal di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12) mulai pukul 15.30 WIB. Selain sama-sama memiliki tujuan menguji kesiapan timnya jelang menghadapi laga lanjutan Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011, kedua kubu juga mengharapkan penonton yang sudah membeli tiket bisa terhibur oleh totalitas penampilan pemain di lapangan.

Janji tersebut dilontarkan pelatih Persib, Daniel Roekito dan pelatih Persema Timo Scheunemann, Jumat (17/12). "Harus diakui, kondisi para pemain masih kelelahan seelah pemusatan latihan. Tapi karena pertandingan bersifat terbuka, para pemain harus tetap memberikan yang terbaik. Apalagi, pertandingan ini disaksikan banyak penonton," kata Daniel usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (17/12).

Meski hanya bersifat uji tanding, Daniel pun tidak segan-segan meminta anak asuhnya meraih kemenangan. "Pemain harus dibiasakan selalu menang dalam pertandingan. Ini sangat penting untuk menghadapi kompetisi sesungguhnya," kata mantan pelatih Persiba Balikpapan ini.

Selain sebagai ajang evaluasi hasil pemusatan latihan di Indramayu, Daniel juga menjadikan laga ini sebagai pemantapan performa anak asuhnya, termasuk skema permainan 3-4-3 yang baru diperkenalkannya kepada pemain Persib.

"Kalau untuk pematangan permainan, saya kira belum. Tapi baru tahap pemantapan. Menurut saya, pola 3-4-3 yang ingin saya kembangkan di Persib ini cocok dengan materi pemain yang dimiliki tim ini. Sebelum memutuskan pola ini, saya sudah menganalisis dulu materi yang dimiliki tim ini," katanya.

Hargai pengundang

Tekad untuk tampil total dalam laga amal ini pun dilontarkan Timo. "Kita memang banyak kehilangan pemain. Kita juga cukup kelelahan setelah menempuh perjalanan 17 jam dengan kereta api. Tapi dengan pemain yang ada, kita akan tetap tampil seratus persen. Dengan tampil seratus persen, kita sudah menghargai pengundang, terlebih penonton yang sudah membayar tiket menonton," kata Timo usai memimpin sesi latihan ringan di pelataran parkir Hotel Naripan, Jln. Naripan Bandung.

Selain menghibur penonton Bandung, Timo menjadikan laga uji coba ini sebagai persiapan menghadapi "Derby Malang" melawan Arema Malang, 4 Januari mendatang.

"Buat saya, Persib memiliki kesamaan dengan Arema. Selain sama-sama biru, Persib punya dukungan suporter yang sangat besar. Kabar terbaru, mental para pemain Persib pun katanya mengalami peningkatan. Buat saya, kondisi ini bagus buat ujian mental pemain sebelum lawan Arema di Kanjuruhan," ujar Timo.

Untuk pertandingan ini, Timo memboyong 18 pemain, termasuk kapten tim Bima Sakti, skuad cadangan timnas Piala AFF, Jaya Teguh Angga Warsito dan pemain asing Robbie Gaspar.

"Hanya saja, Abanda Herman dan Ngon Mamoun masih berada di negaranya dan Seme Pierre masih cedera. Tapi sekali lagi, kita akan tetap tampil seratus persen dengan pemain yang ada," tegas Timo.
Read More »»

Persib Kalahkan Persema 3-0

Belum 24 jam berada di Bandung sekembalinya dari Brasil, Hilton Mauro Moreira langsung menyumbangkan gol kemenangan pada saat Persib Bandung mengalahkan Persema Malang 3-0 (2-0) pada laga amal di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12). Dalam pertandingan ini, Hilton mencetak gol ketiga Persib pada menit 77 melalui titik penalti. Sementara dua gol Persib lainnya dicetak Rachmat Afandi pada menit 44 dan Pablo Alejandro Frances di pengujung babak pertama.

Seperti yang sudah dijanjikannya, Pelatih Persb, Daniel Roekito langsung menurunkan sejumlah pemain muda yang selama ini kurang dipercaya di posisi "starter". Mereka adalah Wildansyah, Yudi Khoerudin di posisi stoper serta Munadi dan Dias Angga Putra di lini tengah. Posisi "starter" lain yang diturunkan Daniel dalam pola permainan 3-4-3 adalah Dadang Sudrajat (kiper), Nova Arianto (libero), Siswanto, Hariono (gelandang), Pablo Frances, Rachmat Afandi dan Atep (depan).

Pada menit 44, Rachmat menyambut bola muntah bola yang di blok Sukasto dari tendangan Siswanto. Rachmat mengeksekusi dengan kaki kiri. Berselang satu menit, Persib menggandakan keunggulan ketika Sukasto melakukan kesalahan dalam mengantisipasi tendangan keras Pablo dari luar kotak penalti. Berniat menghadang tendangan Pablo dengan kaki, bola malah melintir deras ke dalam gawangnya.
Pada babak kedua, Daniel menarik empat pemain, yaitu Yudi Khoerudin, Munadi, Dias Angga Putra, dan Rachmat Afandi. Mereka diganti Muhammad Agung Pribadi, Shahril Ishak, Baihakki Khaizan, dan Airlangga Sutjipto. Hilton baru dimasukkan pada menit 65 menggantikan Siswanto. Setelah bermain 12 menit, Hilton melakukan akselerasi di dalam kotak penalti. Ia diganjal di kotak penalti dan wasit Syarifudin memberikan hukuman penalti. Hilton mengeksekusi dengan baik dan skor menjadi 3-0.

Daniel memuji penampilan para pemain muda dalam laga tersebut. "Namun, secara keseluruhan saya belum puas. Masih banyak kelemahan yang harus diperbaiki. Kita harus terus belajar," kata Daniel. Pelatih Persema Timo Scheunemann mengatakan, karena bertanding di lapangan yang kondisinya sangat buruk, tidak ada manfaat yang bisa diambil pasukannya dari pertandingan ini. "Kalaupun ada, itu hanya pengalaman kita bermain di lapangan ini (Stadion Siliwangi) untuk pertandingan melawan Persib nanti di kompetisi," kata Timo. ***
Read More »»

Indonesia Terancam Tak Gelar Laga Home Final

ndonesia terancam tidak bisa menggelar laga home jika lolos ke babak final menyusul adanya petasan yang menghiasi laga semifinal pertama melawan Filipina, Kamis 16 Desember 2010.
Layaknya pesta petasan terdengar di Stadion Utama Gelora Bung Karno di babak pertama laga semifinal pertama antara Indonesia melawan Filipina. Sejak lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan hingga Cristian Gonzales mencetak gol, petasan terus berbunyi.

Menanggapi kondisi ini, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengimbau suporter untuk tidak kembali menyalakan petasan di laga kedua semifinal, Minggu 19 Desember 2010. Pasalnya, Indonesia terancam tidak bisa menggelar partai home jika lolos ke final menyusul adanya petasan tersebut.

"Kami sudah berikan penjelasan kepada match commisioner dari AFF dan mereka bisa memahami. Tapi, ini tidak boleh terulang di tanggal 19 malam. Kalau terjadi, maka kita terancam tidak menjadi tuan rumah di final. Jadi mohon kepada suporter dan masyarakat, tidak boleh ada petasan. Itu dilarang," ujar Nurdin usai pertandingan di mixed zone.

"Tadi sebelum babak kedua, saya minta agar diumumkan bahwa kita terancam dihukum jika terus-menerus menyalakan petasan. Kita tidak bisa mengumumkannya saat pertandingan berjalan, jadi kita setuju, saat istirahat babak pertama baru kita umumkan. Alhamdulilah di babak kedua sudah tidak ada lagi," papar Nurdin.

Indonesia sendiri berpeluang besar lolos ke babak final setelah pada laga pertama menang 1-0 lewat gol semata wayang Cristian Gonzales. Hasil imbang di semifinal kedua cukup bagi tim Garuda untuk lolos ke babak final.
Read More »»

Markus Punya Solusi Hadapi Keriuhan Penonton

Kiper Markus Horison nyaris kebobolan akibat blunder yang dilakukannya saat bertemu Filipina, Kamis, 16 Desember 2010. Kini Markus telah menemukan solusi untuk mencegah kejadian itu terulang kembali.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan bergemuruh sepanjang laga Indonesia vs Filipina, kemarin. Tak hanya teriakan penyemangat, suara terompet juga ikut membahana sepanjang laga.

Keriuhan ini memang membuat pertandingan lebih semarak. Namun di satu sisi, suara bising yang ditimbulkan terompet menyebabkan komunikasi antar pemain terganggu dan nyaris menyebabkan petaka bagi Indonesia.

"Suasananya sudah mirip dengan pertandingan di Afrika. Akibatnya komunikasi kita di lapangan jadi terganggu," kata Markus saat ditemui wartawan di Lapangan Timnas, Senayan, Jumat, 17 Desember 2010.
Karena komunikasi tak berjalan baik, kiper Persib Bandung itu nyaris melakukan blunder saat berusaha memotong laju bola. Saat itu, bola lepas karena Markus berbenturan dengan bek timnas Maman Abdurahman. Pemain Filipina langsung menyambut bola liar dan mengarahkannya ke gawang yang telah kosong.

Beruntung bola melaju pelan sehingga masih mampu dihalau oleh Zulkifli Syukur. "Untuk mengatasi masalah ini (terganggunya komunikasi akibat keriuhan penonton), kami harus lebih konsentrasi lagi," kata Markus.

Lebih lanjut, Markus mengaku tidak akan mengubah gaya permainan saat bertemu Filipina di leg kedua. Rekan-rekan di lini belakang juga sudah siap menghadang bola crossing Azkals.

"Lawan Filipina, kami akan bermain seperti pertandingan sebelumnya. Bek-bek kami juga sudah terbiasa dengan permainan bola-bola atas Filipina. Mereka sudah bisa mengatasinya," tandas Markus.
Read More »»

Pablo Siap Cetak Gol

Striker Persib, Pablo Frances, memang tak menjadikan laga amal melawan Persema Malang sebagai target utamanya untuk membobol gawang. Namun striker bernomor punggung 20 ini berjanji mempersembahkan gol untuk bobotoh nanti.
Pablo mengakui, ia tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan melawan Sriwijaya FC, 2 Januari nanti. "Tapi melawan Persema juga kita harus siap meskipun hanya uji coba," kata Pablo di Stadion Siliwangi, Jumat (17/12) pagi.

Pablo mengatakan, ia harus terus bekerja keras di lapangan karena pelatih hanya akan memakai para pemain yang mau kerja keras di lapangan. Melawan Persema pun, kata Pablo, akan dilihat siapa saja pemain yang bekerja dengan keras di lapangan sebagai bahan penilaian untuk dipasang melawan Sriwijaya FC.

"Saya hanya akan terus bekerja keras di lapangan, baik itu saat latihan maupun saat pertandingan-pertandingan uji coba," kata pemain asal Argentina ini.

Semenjak dilatih Daniel Roekito, Pablo sedikit demi sedikit sudah menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya seperti yang ditunjukkan ketika berkostum Persijap Jepara. Pablo lebih lincah, daya jelajahnya jauh meningkat, dan naluri golnya sudah kembali ada.

Pablo sendiri mengakui hal tersebut. Menurut dia, selama sembilan hari TC di Indramayu, kualitas permainannya jauh lebih baik. "Kondisi fisik meningkat, kecepatan meningkat dan motivasi meningkat. Semoga hasil dari traning camp bisa memberikan perubahan jauh lebih baik," kata Pablo.

Menurut Pablo, bobotoh sangat menantikan kemenangan Persib di setiap pertandingan. Mereka tak mau tahu, pokoknya Persib harus menang. Karena itu, ia dan rekan-rekannya harus selalu bisa membawa Persib meraih kemenangan, salah satunya atas Persema.
"Kita siap untuk menang," kata Pablo.
Read More »»

Turunkan Pemain Muda Lawan Persema

Pelatih Daniel Roekito akan menurunkan pemain muda agar mereka memiliki pengalaman dan jam terbang saat melawan Persema Malang pada laga persahabatan amal di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12) pukul 15.30 WIB. Daniel tak ragu menurunkan pemain muda karena dari sisi kualitas cukup bagus, sehingga mereka juga sudah siap ketika mendapat kepercayaan main pada level Kompetisi Liga Super Indonesia.

"Sama seperti saat uji coba, saya akan memaksimalkan pemain yang saya anggap siap dan mau bermain," ujar Daniel, Jumat (17/12) pada latihan di Stadion Siliwangi.

Daniel mengatakan, dalam laga melawan Persema pemain tetap dituntut bisa memenangkan pertandingan. Hal itu untuk menumbuhkan motivasi kepada pemain agar selalu bisa meraih poin penuh dalam setiap bertanding. Namun, kemenangan itu tetap harus memerhatikan instruksi pelatih dan percaya kepada hasil latihan. "Pemain harus berani menerapkan taktik dan strategi di lapangan," ujarnya.
Pada latihan kemarin, Daniel memberikan materi kontrol bola, reaksi, kecepatan, strategi, dan posisi. Daniel membagi latihan dalam dua grup. Grup satu dengan memakai rompi: Rachmat Afandi, Dias Angga Putra, Rendi Saputra, Atep, Yudi Khoerudin, Shahril Ishak, dan Airlangga Sutjipto. Sementara grup dua dihuni: Nova Arianto, Pablo Frances, Johan Yoga, Siswanto, Munadi, Hariono, Wildansyah, dan M Agung Pribadi. Daniel menginstruksikan kedua tim untuk saling berebut bola. Dengan bermain sepertiga lapangan, para pemain dituntut untuk berkerja sama dalam hal penguasaan bola. Menurut Daniel, dalam keadaan apapun bola harus dipertahankan dan dialirkan kepada pemain. "Jangan mentang-mentang sudah terdesak bola di tendang tanpa arah yang jelas. Kita ini bermain sebagai tim. Jadi bergeraklah sebagai tim, jangan egois pikirkan kawan-kawanmu yang sudah bersusah payah membuka ruang," ujar Daniel.

Meski pertandingan melawan Persema besok hanya sebagai laga amal, Daniel akan menjadikan laga tersebut sebagai evaluasi akhir pemusatan latihan Indramayu. Daniel mengatakan, dengan tim banyak bertanding, akan meningkatkan mental, semangat serta daya juang pemain.
Read More »»

Lowongan Kerja Alfamart-Persib

PT Persib Bandung Bermartabat kembali membuka lowongan kerja untuk bekerja pada ALFAMART-PERSIB di Garut Kota. Kami membuka kesempatan bagi yang berminat untuk bergabung bersama kami. Posisi yang dibutuhkan sebagai berikut:

1. PRAMUNIAGA (Kode: PRM)
2. KASIR (Kode: KSR)
3. ASISTEN KEPALA TOKO
(Kode: AKT)
4. MERCHANDISE (Kode: MD)


PRASYARATAN KHUSUS

-
PRIA (Nomor 1,3,4)
- WANITA (Nomor 2)
- Pendidikan SLTA/Sederajat (Nomor 1,2), S1 semua jurusan (Nomor 3), D3 semua jurusan (Nomor 4)
- Usia Maksimal 24 tahun (Nomor 1,2), 27 tahun (Nomor 3,4)
- Berpenampilan menarik dan ramah dengan tinggi badan minimal 165cm (Nomor 1), 155cm (Nomor 2)
- Memiliki jiwa kepemimpinan (Nomor 3, 4)

PERSYARATAN UMUM

-
Tidak memiliki tato
- Tidak bertindik (pria)
- Tidak buta warna
- Belum menikah
- Memiliki loyalitas yang tinggi
- Tidak memiliki penyakit menahun dan bebas NARKOBA
- Bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja ALFAMART-PERSIB

CATATAN:

- Lamaran dikirim via email paling lambat diterima 23 Desember 2010ke: hrd@persib.co.id
- Sertakan alamat lengkap dan nomor telepon yang bisa dihubungi
Read More »»

Hilton Penuhi Janji

Striker Persib Bandung asal Brasil, Hilton Mauro Moreira memenuhi janjinya untuk kembali ke Bandung dari kampung halamannya sebelum pertandingan amal melawan Persema Malang, Sabtu (18/12). Dengan memboyong istri dan anaknya, Hilton tiba di Bandung pada Jumat (17/12) malam. "Hilton sudah mendarat di Jakarta. Dia datang bersama anak dan istrinya. Sekarang (semalam-red), kami sedang meluncur ke Bandung," kata Pipin Kusmantara, ofisial tim Persib yang ditugaskan menjemput Hilton di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ketika dihubungi Jumat (17/12) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hilton pulang ke Brasil untuk memboyong anak dan istrinya ke Indonesia pada tanggal 7 Desember lalu. Sebelum berangkat, Hilton meminta izin terlebih dahulu kepada Manajer Persib, H. Umuh Muchtar dan berjanji untuk kembali bergabung dengan rekan-rekannya sebelum pertandingan amal melawan Persema Malang di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12). Kendati sudah kembali ke Bandung sesuai dengan janjinya, Hilton belum tentu dimainkan pada laga amal melawan Persema. Usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (17/12), Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan, diturunkan atau tidaknya Hilton akan sangat tergantung kepada kondisi terakhir dia setelah menempuh perjalanan panjang dari Brasil ke Indonesia
Read More »»

Timo, "Persib Ujian Lawan Arema"

PELATIH Persema Malang, Timo Schneumann memastikan, meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, pasukannya bakal tampil total dalam laga amal melawan Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Sabtu (18/12). Baginya, Persib merupakan lawan uji coba yang pas untuk persiapan pasukannya menghadapi "Derby Malang" melawan Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan Malang, 4 Januari mendatang. "Kita memang banyak kehilangan pemain. Kita juga cukup kelelahan setelah menempuh perjalanan 17 jam dengan kereta api. Tapi, dengan pemain yang ada, kita akan tetap tampil seratus persen. Dengan tampil seratus persen, kita sudah menghargai pengundang, terlebih penonton yang sudah membayar tiket menonton," kata Timo usai memimpin sesi latihan ringan di pelataran parkir Hotel Naripan, Jln. Naripan Bandung, Jumat (17/12).

Selain menghibur penonton Bandung, Timo menjadikan laga uji coba ini sebagai persiapan menghadapi "Derby Malang" melawan Arema Malang, 4 Januari mendatang. "Buat saya, Persib memiliki kesamaan dengan Arema. Selain sama-sama biru, Persib punya dukungan suporter yang sangat besar. Kabar terbaru, mental para pemain Persib pun katanya mengalami peningkatan. Buat saya, kondisi ini bagus buat ujian mental pemain sebelum lawan Arema di Kanjururuhan," ujar Timo.

Untuk pertandingan ini, Timo memboyong sebanyak 18 pemainnya, termasuk kapten tim Bima Sakti, skuad cadangan timnas Piala AFF, Jaya Teguh Angga Warsito dan pemain asing Robbie Gaspar. "Hanya saja, Abanda Herman dan Ngon Mamoun masih berada di negaranya dan Seme Pierre masih cedera. Tapi sekali lagi, kita akan tetap tampil seratus persen dengan pemain yang ada," tegas Timo.***
Read More »»
Ada kesalahan di dalam gadget ini