BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

3/26/2012

Pelatih-Pemain Tidak Match, Berat Untuk Putaran II

Mantan pemain Persib Bandung Yusuf Bachtiar mengatakan di tubuh Persib saat ini tidak ada kecocokan antara konsep yang diterapkan pelatih dengan para amunisinya.

“Saya melihat setengah musim kemarin, seperti tidak match antara konsep Mamic dan pemain. Dan bila diteruskan seperti itu, akan sangat berat untuk Persib setengah musim ke depan,” Kata Yusuf ketika dihubungi, Minggu (25/3/2012).

Dia menilai, kualitas Pelatih Persib Bandung Drago Mamic saat ini seperti tidak terlihat. Padahal, lanjutnya, sebagai pelatih dari Eropa Timur, Mamic yang asal Kroasia itu diharapkan bisa menularkan permainan keras, mengandalkan tenaga, dan kolektivitas tim.


“Saya tidak melihat Persib seperti ditangani pelatih dari Eropa Timur. Eropa Timur biasanya keras, mengandalkan tenaga, dan kolektivitas dalam bermain. Harusnya, Mamic bisa menentukan Persib mau main cantik atau main keras,” tegasnya.

Hasil yang didapat Persib Bandung di akhir putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2011/2012 memang tidak memuaskan. Dari 17 kali penampilannya, Maung Bandung hanya bisa mengumpulkan 25 poin dan sementara bertengger di peringkat ke-7
Read More »»

Umuh: 70% Bobotoh Ingin Mamic Diganti

Bandung - Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar belum bisa memberikan keputusan apa pun terkait dorongan sekitar 70% bobotoh yang menginginkan pelatih Drago Mamic angkat koper di tim Maung Bandung.

Kursi pelatih asal Kroasia itu kian memanas, setelah Persib kembali menelan kekalahan keenam di laga tandang terakhir putaran pertama Indonesia Super League (ISL) 2011/2012, melawan Persiba Balikpapan, Sabtu (24/3/2012) lalu.

"70% bobotoh menginginkan Mamic diganti, tapi kita tunggu keputusan manajemen. Evaluasi memang sudah diagendakan, tapi untuk kepastian waktunya belum ditentukan. Yang pasti secepatnya dalam waktu dekat ini," kata Umuh dihubungi INILAH.COM, Minggu (25/3/2012) malam.

Hingga sejauh ini lanjut Umuh, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dirut PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Glen Sagita, beserta Komisaris Utama PT PBB Zaenuri Hasyim dan Komisaris PT PBB Kuswara S Taryono.

"Evaluasi harus secepatnya dilakukan, karena Persib hanya punya waktu dua pekan sebelum kompetisi putaran kedua ISL kembali digelar," tegas Umuh.

Dia pun mendesak agar manajemen PT PBB bersikap lebih tegas dalam pengambilan keputusan. Umuh mengambil contoh ketegasan yang dilakukan tim Mitra Kukar yang langsung memecat Pelatih Simon McMenemy, sekalipun dia sukses membawa tim asal Kalimantan itu ke deretan empat besar klasemen sementara ISL.

"Seharusnya Persib juga bisa bersikap tegas seperti dilakukan Mitra Kukar. Bahkan Sriwijaya FC sudah mengganti lima pemainnya meski prestasi mereka sangat bagus di putaran pertama ini. Sikap tegas yang diambil mereka saya harap menjadi contoh untuk Persib," jelasnya
Read More »»

Persib Bidik 2 Striker Top Gantikan Moses

Bandung - Tak hanya satu, tapi dua striker top yang kini menjadi bidikan Persib Bandung yang disiapkan untuk menggantikan Moses Sakyi yang kemungkinan didepak dari tim di putaran kedua Indonesia Super League (ISL) 2011/2012.


Manajer Persib Bandung Umuh Muchtar mengaku telah menerima lamaran dari dua penyerang top. Kedua pemain itu berposisi sebagai striker. "Ada dua pemain yang akan kami pilih," katanya kepada INILAH.COM, Minggu (25/3/2012).

Umuh mengatakan kedua pemain bidikan itu pada dasarnya sudah siap untuk berkostum Persib. Namun, proses perekrutan dua pemain itu akan dilakukan setelah ada hasil dari evaluasi tim yang dilakukan manajemen.

"Kedua pemain yang sudah melamar itu sudah sangat siap bergabung dengan Persib. Tinggal menunggu keputusan dari hasil evaluasi nanti saja," jelasnya.
Read More »»

Nandang: Semua Unsur di Persib Harus Dievaluasi

Bandung - Mantan pemain Persib Bandung Nandang Kurnaedi mengatakan perlu ada evaluasi menyeluruh sebelum mengambil keputusan mengganti pelatih Maung Bandung.

“Menurut saya, kinerja Mamic setengah musim ini memang patut dievaluasi. Tapi bukan hanya pelatih, pemain juga harus dievaluasi. Kalau bisa, semua unsur di tubuh Persib juga harus dievaluasi,” kata Nandang, Minggu (25/3/2012).



Evaluasi harus dilakukan dengan objektif, yakini dengan melihat kesalahan-kesalahan fatal pemain pada saat ditekuk Persiba Sabtu (24/3/2012) kemarin. Menurut Nandang, seharusnya salah satu dari dua gol ke gawang Persib tidak perlu terjadi.

“Selain pemain asing, pemain lokal juga harus dievaluasi, seperti Maman yang sering sekali melakukan blunder. Harusnya Maman sebagai kapten bisa memberikan contoh yang baik untuk timnya,” ungkapnya.

Nandang menambahkan, manajemen harus bertindak tegas dengan memberi tekanan pada pelatih dan pemain. Pasalnya selama ini, lanjut Nandang, manajemen kurang memberikan tekanan kepada pelatih dan pemain, sehingga mereka tidak menunjukkan kesungguhan bermain untuk timnya.

“Manajemen harus tegas dan memberikan tekanan. Karena kalau tidak ditekan akan begini-begini saja. Kalau memang Mamic tetap dipertahankan karena belum ada penggantinya, ya manajemen harus memberikan tekanan lebih sama Mamic. Untuk pemain juga harus diingatkan, mereka datang ke Bandung sebagai pemain profesional, bukan hanya sekadar mendapatkan gaji, tapi ada kewajiban untuk mengantarkan Persib menjadi juara,” tegasnya.
Read More »»