BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

11/16/2010

Umuh, "Sampai Sabtu (20/11)" Jovo Cuckovic Masih Tangani Persib

AHMAD YANI,(GM)-
Manajemen tim Persib Bandung memutuskan tidak ada perubahan komposisi tim pelatih, termasuk pelatih kepala Jovo Cuckovic yang santer diisukan bakal diganti, menyusul hasil buruk yang dicapai tim kebanggaan bobotoh tersebut dalam enam pertandingan pembuka Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011. Namun keputusan yang disampaikan langsung Manajer Persib, H. Umuh Muchtar tersebut masih bersifat sementara, sampai ada pertemuan manajemen tim dengan pemegang saham mayoritas yang rencananya dilaksanakan Sabtu (20/11).

"Untuk kebaikan dan kesinambungan Persib, komposisi pemain dan pelatih tidak ada perubahan. Setidaknya keputusan yang saya umumkan hari ini (kemarin, red) berlaku sampai hari Sabtu, †saat pertemuan dengan pemegang saham," kata Umuh dalam acara konferensi yang digelarnya di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Senin (15/11).

Sebelum menggelar konferensi pers, Umuh sempat mengumpulkan seluruh pemain, pelatih dan ofisial tim usai sesi latihan pagi di Stadion Persib. Pertemuan tersebut berlangsung sekitar satu jam.

Umuh mengakui, meski sudah ada keputusan tentang masa depan Jovo yang didasarkan pada hasil evaluasi yang sudah dilakukan bersama jajaran direksi dan komisaris, ia belum bisa mengumumkannya sebelum melakukan pembicaraan dengan pemegang saham mayoritas.

"Saya sebenarnya sudah diberi mandat untuk mengambil keputusan. Tapi saya tak mau gegabah menyampaikan keputusan itu sebelum bertemu langsung dengan pemegang saham. Saya harus menghormati mereka (pemegang saham, red)," katanya.

Selain masa depan pelatih, dalam kesempatan itu, Umuh pun menegaskan kembali soal kedisiplinan, peningkatan mental, dan kualitas fisik seluruh pemain. "Siapa pun pemainnya, kalau tidak disiplin pasti akan ditindak tegas. Saya juga sudah minta pelatih meningkatkan mental dan fisik pemain," tambahnya.

Tak berkomentar

Karena belum ada keputusan final menyangkut masa depannya, Jovo sendiri masih hadir memimpin sesi latihan pagi kemarin. Mengenai masa depannya yang berada di ujung tanduk, pelatih berdarah Serbia ini menolak berkomentar. Kepada wartawan, Jovo mengaku lebih senang membicarakan hal lain yang berkaitan dengan pekerjaannya di lapangan.

"Jangan tanya saya tentang itu (masa depannya, red). Saya lebih suka bicara tentang hal-hal di lapangan," katanya. (B.82)**
Read More »»

11/15/2010

Hilton Moreira Sudah Mulai Berlatih Penuh

Persib langsung menggeber latihan fisik setelah libur hampir 2 minggu sejak terakhir dikalahkan PSPS Pekanbaru. Latihan khusus fisik ini dipimpin oleh pelatih fisik Entang Hermanu dan bertujuan sebagai acuan terhadap program latihan 7 minggu kedepan. Mulai dari pukul 8 pagi, latihan akhirnya selesai pada pukul setengah 10.

“Materi latihan pagi ini meliputi fleksibilitas, kelenturan dan kelincahan otot, kekuatan, speed, dan terakhir aerobik untuk melihat daya vo2max dari masing-masing pemain,” ujar Entang Hermanu sesaat setelah latihan.
Hasil dari masing-masing materi ini lalu dicatat oleh dokter Rafi Ghani sebagai patokan para pelatih untuk membuat program-program selanjutnya. Namun baik dokter Rafi ataupun Entang Hermanu belum bisa mengungkapkan hasil pencapaian pemain dalam tiap kategori latihan yang dicatat mereka.
“Saat ini saya belum bisa memberikan gambarannya. Baru nanti siang kita akan merekap hasilnya, kemudian selanjutnya akan didiskusikan kembali dengan seluruh pelatih untuk membuat program latihan berikutnya,” jelas Entang.
Ia hanya bisa mengatakan bahwa secara umum, kondisi para pemain pasti ada penurunan karena mereka tidak melakukan program latihan rutin. Walau pemain melakukan latihan secara pribadi, namun sebanyak apapun intensitasnya, tanpa memperhatikan kualitas latihan fisik tersebut, hal itu tidak akan terlihat signifikan.
Untuk kedepannya, Persib sudah mengagendakan latihan khusus fisik setiap hari di sesi latihan pagi. Sementara sesi latihan sore diisi oleh materi teknik. Dan setiap hari selasa dan kamis, materi fisik difokuskan pada latihan fisik di ruangan tertutup.
Sementara pada tes fisik pagi ini, pemain Persib asal Brasil, Hilton Moreira sudah mulai berlatih penuh. Walau baru bergabung dengan tim, namun kondisi fisiknya terlihat prima. Berdasarkan hasil tes yang dipegang dokter Rafi, kemampuan fisik Hilton dalam setiap kategorinya, masuk ke kelompok pemain dengan nilai tinggi.
Penyerang yang mengawali karir di Indonesia dengan memperkuat Deltras Sidoarjo ini memang dipersiapkan Persib untuk menghadapi Sriwijaya FC pada tanggal 2 Januari depan.


Read More »»

Persib Minta Kebijakan Khusus PSSI

BANDUNG, TRIBUN - Mengingat satu pemain asing Persib sudah berubah status menjadi pemain asli dalam negeri, manajemen Persib melayangkan permohonan kebijakan khusus kepada PSSI dan PT Liga Indonesia untuk menambah pemain asingnya, Minggu (14/11).

Per 3 November lalu, striker asal Uruguay, Cristian Gonzalez, sudah resmi menjadi warga negara Inonesia (WNI) melalui jalur naturalisasi pemain timnas. Hal ini membuat slot pemain asing Persib berkurang menjadi empat pemain impor, yaitu Baihakki Khaizan dan Shahril Ishak (Singapura), Pablo Frances (Argentina), dan Hilton Moreira (Brasil).

Menurut manajer Persib, Umuh Muhtar, dengan berubahnya status Gonzalez, manajemen meminta agar PSSI memberikan kebijakan khusus kepada Persib untuk menambah satu lagi pemain asing menggantikan satu slot legiun asing tersisa.

Kebijakan ini dimaksudkan agar Persib mendapat hak khusus untuk mendaftarkan pemain asing baru sebelum windows transfer di awal putaran kedua sehingga pemain asing baru tersebut bisa langsung bermain di laga Persib selanjutnya melawan Sriwijaya FC, 2 Januari mendatang.

"Kita meminta kepada PSSI untuk memberikan hak khusus kepada Persib karena ada sesuatu yang boleh disebut kejadian luar biasa, yaitu Gonzalez sudah berpindah kewarganegaraan," kata Umuh, yang ditemui di salah satu rumah makan di Bandung, kemarin.

Batas pendaftaran pemain memang sudah ditutup pada 15 Oktober silam. Pendaftaran pemain baru akan dibuka lagi di awal putaran kedua saat transfer windows, awal Maret nanti.

Jika mengacu kepada jadwal di atas, manajemen Persib mengaku keberatan karena tidak bisa memaksimalkan kuota pemain asing yang dimiliki. Di timnas sendiri hanya ada dua pemain asing yang dinaturalisasi, yaitu Gonzalez (Persib) dan Irfan Bachdim (Persema).

"Kalau menunggu nanti (transfer windows) kita keberatan, jadi meminta PSSI dengan kerendahan hati bisa memberikan hak khusus kepada tim yang pemain asingnya dinaturalisasi," katanya.

Jika disetujui, manajemen akan mendaftarkan satu pemain asing yang berposisi sebagai pemain belakang. "Kalau sudah ada sinyal dari PSSI, kita akan mendaftarkan sebelum pertandingan awal Januari nanti," kata Umuh. (tor)
Read More »»

Baihakki dan Shahril Masuk Skuad Inti Singapura

BLK. FACTORY,(GM)-
Dua pemain Persib Bandung asal Singapura, Baihakki Bin Khaizan dan Mohammad Shahril Bin Ishak masuk ke dalam daftar 22 pemain inti "Negeri Singa" yang akan tampil di Piala AFF 2010. Hal itu diketahui setelah pelatih Singapura, Radojko Avramovic mengumumkan skuad inti yang akan diterbangkannya ke Vietnam, Jumat (12/11).

Seperti dilaporkan situs resmi Federasi Sepak Bola Singapura (FAS), Jumat (12/11), ke-22 pemain yang didaftarkan secara resmi ke panitia Piala AFF 2010, dipilih Avramovic dari 26 pemain yang dipanggilnya. Di Piala AFF 2010, Singapura tergabung bersama tuan rumah Vietnam, Myanmar, dan Filipina.

Baihakki dan Shahril termasuk ke dalam daftar pemain senior yang dipilih menjadi tulang punggung pasukan Avramovic. Hingga saat ini, Baihakki sudah 75 kali memperkuat tim nasional Singapura dengan koleksi 2 gol. Sedangkan Shahril tampil dalam 79 laga internasional dengan koleksi lima gol.

Seperti diketahui, Baihakki dan Shahril sudah meninggalkan Persib untuk mengikuti pemusatan latihan tim nasional Singapura setelah bertanding melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharudin Nasution Pekanbaru, 2 November lalu. Setelah pertandingan yang berakhir 0-1 untuk kekalahan Persib itu, Baihakki dan Shahril langsung terbang ke negaranya.

Selain Baihakki dan Shahril, Avramovic juga memilih 6 pemain lain yang merumput di Liga Super Indonesia (LSI). Mereka adalah Precious Emuejeraye (Persija), Muhammad Ridhuan (Arema Indonesia), Mustafic Fahrudin (Persela), Mohammad Noh Alam Shah (Arema Indonesia), Agu Casmir (Persija), dan Muhammad Khairul Amri (Persiba).
Read More »»

Latihan Perdana di Stadion Siliwangi

BLK. FAKTORY,(GM)-
Usai diliburkan sekitar dua minggu sepulang melawat ke PSPS Pekanbaru, Selasa (2/11) lalu, para pemain Persib Bandung kembali akan menjalani latihan rutin. Latihan perdana tersebut akan digelar di Stadion Siliwangi Bandung, Senin (15/11) pagi.

"Seperti yang sudah diprogramkan sebelumnya, kita akan kembali menggelar latihan besok (hari ini, red) pagi," ujar asisten pelatih Persib, Robby Darwis saat dihubungi "GM", Minggu (14/11).

Latihan perdana hari ini, dipastikan tidak akan diikuti seluruh pemain. Pasalnya delapan pemain Persib dipanggil mengikuti pemusatan latihan tim nasional Indonesia dan Singapura. Mereka adalah Markus Haris Maulana, Nova Arianto, Maman Abdurahman, Eka Ramdani, Hariono, Cristian Gonzaes (Indonesia), Baihakki Kaizan, dan Shahril Ishak (Singpura).

"Ya, karena ada yang dipanggil memperkuat timnas, maka pemain yang akan mengikuti latihan tidak akan komplet. Namun kita tetap akan menggelar latihan," ungkapnya.

Dijelaskan Robby, pihaknya akan memaksimalkan pemain yang ada. Untuk itu, ia berharap para pemain bisa mengikuti latihan perdana ini.

"Latihan akan jalan terus meski ada yang dipanggil timnas. Kita berharap besok (hari ini, red), pemain yang ada bisa mengikuti latihan," katanya.

Pada latihan perdana tim pelatih akan memberikan menu untuk memperbaiki fisik pemain, usai libur cukup panjang sekitar dua minggu. Tim sudah merancang program latihan fisik untuk satu minggu.

"Untuk satu minggu ini kita akan fokus meningkatkan fisik pemain. Programnya sudah disusun pelatih fisik (Entang Hermanu, red)," katanya.

Disalip Persibo

Posisi tim Persib di klasemen sementara Liga Super Indonesia (LSI), kembali melorot. Saat ini tim besutan Joco Cuckovic ini berada di peringkat 17. Persib disalip Persibo Bojonegoro yang dalam pertandingan kemarin menang 2-1 atas Persisam Putra Samarinda di Stadion Letjen Sudirman, Minggu (14/11).

Persibo naik dua tangga dari posisi 17 menjadi 15 dengan mengumpulkan nilai 6 hasil sekali menang, 3 kali seri, dan 4 kali kalah. Sedangkan Persib hanya unggul selesih gol dari Pelita Jaya Karawang di dasar klasemen dengan nilai sama 4. (B.111)**
Read More »»

11/14/2010

Terlambat Datang Pemain Kena Sanksi

MARTADINATA,(GM)-
Kendati masa depan pelatih Jovo Cuckovic baru akan diumumkan pekan depan, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar memastikan, program latihan akan berjalan sesuai dengan rencana. Kecuali delapan pemain yang bergabung dengan timnas Indonesia dan Singapura, pemain Persib lainnya akan menjalani sesi latihan pertama setelah libur sekitar dua pekan, pada Senin (15/11) pagi.

Mulai sesi latihan Senin (15/11), Umuh tidak akan menoleransi lagi keterlambatan pemain. "Semua pemain yang tidak berada di timnas harus hadir. Kalau tidak, atau bahkan cuma terlambat, pasti akan kita tindak tegas," kata Umuh kepada wartawan di salah satu kafe di Jln. L.L.R.E. Martadinata, Sabtu (13/11) malam.

Kendati tidak menyebutkan secara detail sanksi tegas yang akan diberikan manajemen klub terhadap pemain mangkir, Umuh mengatakan, tindakan tegas tersebut harus mulai diberlakukan lantaran selama ini dirinya terlalu banyak memberi toleransi terhadap pemain. "Selama ini, saya terlalu baik sama mereka (pemain, red). Kalau dibiarkan terus, pemain bakal keenakan," kata Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini.

Dengan tindakan tegas itu, Umuh berharap para pemain Persib ke depannya bisa lebih disiplin, terutama menyangkut waktu. "Saya akan tetap bersikap bijaksana, tapi saya harus melihat dulu alasan pemain. Kalau tidak logis, tidak ada ampun, siapa pun akan ditindak tegas. Semua pemain harus disiplin," katanya.

Pertemuan

Mengenai rencana pertemuan dengan seluruh jajaran direksi, komisaris, dan pemegang saham, Umuh memastikan hal itu akan berlangsung pada 20 November mendatang. "Jadi, soal keputusan yang akan diambil tentang masa depan tim ini, termasuk pelatih, harap bersabar menunggu pertemuan itu. Sebab, saya tidak boleh gegabah mengambil keputusan sendiri," katanya. (B.82)**
Read More »»

Persib Butuh Pelatih Karismatik

AHMAD YANI,(GM)-
Persib Bandung membutuhkan seorang pelatih karismatik di mata para pemainnya. Jika pelatih Persib seorang yang karismatik, para pemain setidaknya menyimpan rasa hormat yang ujung-ujung menuruti segala instruksi yang diberikan.

Pandangan tersebut disampaikan salah seorang pentolan Viking Persib Club, Rudi Boseng dalam sebuah perbincangan dengan "GM" di Stadion Prsib, Jln. A. Yani Bandung, Sabtu (13/11). "Selama ini, pelatih Persib kurang karismatik. Akibatnya, para pemain pun tidak terlalu segan dengan pelatih. Coba kalau pelatihnya karismatik, semua pemain pasti hormat dan mau menuruti setiap instruksi pemain," kata Boseng.

Boseng melontarkan pendapatnya terkait dengan munculnya spekulasi pelatih Jovo Cuckovic bakal dicopot dari jabatannya, menyusul hasil buruk yang diraih Persib dalam enam laga pembuka Liga Super Indonesia (LSI) 2010/2011.

Hingga akhir pekan ini, manajemen klub Persib Bandung belum memutuskan masa depa Jovo. Kemungkinan besar, pelatih asal Serbia itu baru akan divonis pekan depan pada pertemuan manajemen tim dengan seluruh jajaran direksi, komisaris dan pemegang saham mayoritas.

Boseng mengatakan, jika Persib memiliki seorang pelatih karismatik atau paling tidak dihormati para pemainnya, berbagai kejadian seperti lengsernya Darko-Daniel Janackovic akibat tekanan dari pemain serta keluhan Jovo yang merasa instruksinya diabaikan, tidak akan terjadi lagi.

Selain karismatik, pelatih Persib juga harus memiliki sikap tegas. Menurutnya, pelatih yang tegas pasti akan menindak segala perilaku indisipliner yang dilakukan para pemainnya. "Kalau saya lihat, persoalan Persib sekarang ini adalah ketegasan pelatih," tandasnya.

Sebelumnya, mantan pemain Persib, Adjat Sudrajat pun mengharapkan ketegasan pelatih terhadap para pemainnya. "Programkan latihan dengan benar. Kalau ada pemain yang tidak menuruti instruksi pelatih, suruh dia duduk di pinggir lapangan. Kalau perilakunya tak berubah, rekomendasikan kepada manajemen untuk dicoret," ujar bintang Persib di era '80-an ini. (B.82)**
Read More »»