BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

12/04/2010

Daniel Targetkan 25 Kali Menang

BANDUNG, TRIBUN - Daniel Roekito adalah sosok pelatih sederhana. Tak terlihat keangkuhan atau sifat merasa sebagai pelatih kenamaan. Saat diperkenalkan kepada media massa kemarin, Daniel hanya membawa sebungkus rokok dan sebuah buku tulis.

Saat ngobrol dengan wartawan, sekali-kali dia menghisap rokoknya sambil bertukar pikiran tentang kondisi tim Persib. Dia pun sesekali mempertanyakan tentang atmosfir sepak bola di Kota Bandung dan Jawa Barat.

Terselip pertanyaan, buku apa yang dibawanya itu. Daniel menjawab bahwa buku tersebut hanyalah buku tulis. Tapi ketika diminta membuka isi dari buku tersebut, Daniel mengatakan bahwa itu rahasia.

Ternyata buku tersebut adalah catatan-catatan mengenai kelemahan dan kelebihan Persib, dan hal-hal lainnya mengenai Persib. “Mudah-mudahan apa yang saya catat tentang kondisi Persib saat ini tidak salah. Catatan ini akan saya pelajari untuk membenahi tim Persib,” kata pelatih yang berhasil membawa Persik juara Liga Indonesia tahun 2005 ini.

Lalu, target apa yang akan dicapai olehnya, Daniel mengatakan secara pribadi dia menargetkan akan meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Setidaknya dalam 28 kali pertandingan, sebanyak 25 pertandingan harus dimenanginya.

"Untuk juara kita harus menang terus. Maka dari itu kalau kita bisa menang 25 kali kenapa tidak?" tegas Daniel
Read More »»

12/03/2010

TC Tergantung Daniel

STD. SILIWANGI,(GM)-
Program pemusatan latihan alias training camp (TC) di Subang yang rencananya akan mulai dilakukan Senin (6/12) masih ada kemungkinan diundur. Sebab pelaksanaan TC tersebut masih harus dikonsultasikan lagi dengan pelatih anyar Persib Bandung, Daniel Roekito yang rencananya tiba di Bandung, Jumat (3/12) ini.

Hal tersebut disampaikan asisten pelatih Persib, Robby Darwis usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (2/12). "Program TC di Subang memang sudah disusun. Tapi apakah kita jadi berangkat pada tanggal 6 Desember atau diundur lagi misalnya seminggu masih sangat tergantung dengan Daniel. Karena itu, kepastiannya kita akan bicarakan dulu," kata Robby.

Dikatakan Robby, jika dalam konsultasi nanti, Daniel menginginkan tim berlatih dulu seminggu di Bandung berarti rencana pemusatan latihan akan diundur lagi. "Tapi pada prinsipnya, tempat pelaksanaan di Subang sudah tidak ada masalah karena sudah tidak dipakai pihak lain. Jadi kapan pun kita berangkat ke Subang, mereka siap," kata mantan kapten Persib dan tim nasional Indonesia ini.

Uji coba

Sementara itu, program pertandingan uji coba yang pada awalnya direncanakan digelar, Sabtu (4/12), hampir bisa dipastikan batal dilaksanakan. Pasalnya pada hari yang sama manajemen tim Persib merencanakan acara refreshing bagi seluruh anggota tim di kediaman Manajer H. Umuh Muchtar di Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang.

Sebagai gantinya, Robby sudah menyiapkan game internal. "Kalau uji coba dengan tim lain tidak bisa, kita tetap merencanakan game internal. Game itu bisa dilakukan besok (hari ini, red) atau pada sesi latihan Sabtu (4/12) pagi sebelum berangkat ke Tanjungsari," kata Robby.
Read More »»

El Loco Tetap Merasa Muda Terus

JAKARTA, TRIBUN - Penyerang tim nasional Indonesia, Cristian Gonzales, tampil memikat selama mengenakan seragam Merah Putih. Penampilan impresif tersebut, menurutnya, muncul karena dia selalu merasa sebagai pemain muda meski kini telah berumur 34 tahun.

Sebagai pemain naturalisasi pertama di Indonesia, El Loco, julukan Gonzales, mampu melunasi kepercayaan publik dengan penampilan gemilang di setiap laga yang dia lakoni bersama timnas. Saat Indonesia membantai Malaysia 5-1, Rabu (1/12), Gonzales mencetak gol yang membuat "Merah Putih" unggul 2-1 pada babak pertama.

Penyerang Persib Bandung itu juga sebelumnya selalu mencetak gol pada laga uji coba timnas. Ia mencetak dua gol saat timnas membantai Timor Leste 6-0. Kemudian, "El Loco" sukses memberikan satu gol dan membuat "Merah Putih" sukses menekuk Taiwan 2-0.

Lalu, apa rahasia di balik kesuksesan Gonzales? "Itu karena saya seperti pemain muda berusia 28 tahun. Fisik saya juga tidak masalah," ungkap Gonzales kepada Kompas.com, Kamis (2/12).

"Istri juga senang saya bisa cetak gol. Dia kemarin kirim ucapan selamat lewat SMS (pesan singkat)," tambahnya.

El Loco pun mengaku siap tampil saat menghadapi Laos pada pertandingan nanti. "Enggak ada masalah dengan fisik saya. Saya siap meskipun belum tahu kekuatan Laos," tuntas mantan penyerang Persik Kediri itu
Read More »»

12/01/2010

Pemain Menyambut Baik

Pemain menyambut baik keputusan manajemen memilih Daniel Roekito untuk menggantikan posisi pelatih Jovo Cuckovic. Pemain berharap, dengan terpilihnya Daniel sebagai pelatih, dapat membawa Persib keluar dari zona Degradasi. Bek muda Wildansyah mengatakan, dengan ada kepastian pelatih, diharapkan program latihan bisa berjalan lebih baik karena sudah ada pemimpin definitif di lapangan. "Siapapun pelatihnya, asalkan bisa membawa perbaikan kepada tim, saya rasa tidak akan ada masalah," ujarnya, Rabu (1/12).

Hal sama diutarakan Nova Arianto. Nova pernah dilatih Daniel saat memperkuat PSS Sleman. Ia mengatakan, dengan hadirnya Daniel Roekito, Persib akan bisa lebih berprestasi karena dia mengetahui sosok Daniel adalah pelatih berkualitas. Menurut Nova, Daniel merupakan sosok pelatih tegas dan memiliki disiplin tinggi kepada pemain. Ia juga pandai meracik dan menerapkan strategi permainan. Sebagai pemain, dirinya sudah merasa tenang karena Persib sudah memiliki pelatih. Kendala dalam tubuh tim saat ini sudah berkurang dan permasalahan pelatih sudah selesai. Saat ini tim hanya tinggal menunggu semua pemain yang memperkuat timnas Indonesia kembali bergabung. "Mudah-mudahan tim tidak mengalami kendala lagi dan semuanya bisa berjalan lancar," ujarnya.

Berbeda dengan pemain lainnya, gelandang bertahan Hariono tidak terpengaruh dengan pergantian posisi pelatih. Menurutnya, sebagai pemain, dirinya akan berusaha menjalankan semua instruksi yang diberikan kepadanya. "Saya tidak mau berkomentar banyak, siapapun pelatihnya sama saja, kita pemain akan menurut saja," ujar Hariono.***
Read More »»

Gilang Ingin Persib Kembali ke Papan Atas

BANDUNG, TRIBUN - Persib Bandung saat ini terpaksa harus menghuni dasar klasmen Liga Super Indonesia (LSI). Performa buruk Maung Bandung di enam laga awal membuat Persib menjadi juru kunci.

Dipilihnya Daniel Roekito untuk menjadi pelatih Persib, diharapkan bisa mengembalikan kedigdayaan Persib. "Ya, intinya siapa pun pelatih Persib, bisa mengangkat Persib lebih baik lagi," harap bek kanan Persib, Gilang Angga Kusumah.

Ia menambahkan, Persib memang saat ini masih berada di bawah. Tapi Maung Bandung punya pertandingan sisa yang lebih banyak dibandingkan tim yang lain. "Walau di bawah, kami punya pertandingan sisa lebih banyak. Minimal ketika jumlah pertandingan sama dengan yang lain, Persib bisa ke papan tengah dulu. Nanti berangsur-angsur Persib bisa naik," tutur Gilang. (tis)
Read More »»

Menunggu Racikan Tangan Dingin Daniel Roekito

BANDUNG, TRIBUN - Persib akhirnya menunjuk pelatih Daniel Roekito untuk menangani tim yang hingga kini belum memiliki pelatih setelah Jovo Cuckovic dipecat. Manajer H Umuh Muhtar telah memastikan itu dalam jumpa pers di Rumah Makan Sederhana di Jalan LLRE Martadinata, Selasa (30/11).

Daniel Roekito pernah mengukir prestasi fenomenal saat berhasil membawa Persik juara untuk kedua kalinya pada Liga Indonesia 2006. Dalam tim yang ditangani Daniel tersebut satu pemain di antaranya adalah striker Persib Cristian Gonzalez.

Adapun prestasi terbaru Daniel adalah membawa Persiba masuk dalam jajaran tim papan atas pada Liga Super 2008-2009. Namun, Daniel tak lama di sana karena ada masalah intern klub yang membuat dia mundur.

Sebelumnya pelatih kelahiran 19 Mei 1952, ini berhasil menempatkan Barito Putra menjadi tim yang disegani di Liga Indonesia (LI). Berkat pria kelahiran Rembang ini Barito berhasil bertengger di 4 besar dalam dua musim. Termasuk di LI pertama saat Maung Bandung menjadi juara.

Di LI III, giliran PKT Bontang yang dibawa Daniel mencicipi papan atas. Tim-tim lain yang sempat merasakan tangan dingin Daniel adalah Arema Malang, PSIS Semarang dan PSS Sleman. (Berbagai sumber)
Read More »»

Daniel Optimistis Bisa Mengangkat Persib

BANDUNG, TRIBUN - Daniel Roekito mengaku optimistis bisa mengangkat keterpurukan Persib pada kompetisi Liga Super kali ini. Menurut Daniel, materi pemain Persib adalah yang terbaik di Indonesia. Daniel mengnngkapkan itu saat berkomunikasi dengan manajer Persib H Umuh Muhtar.

Saat berbicara dengan Daniel, Dia menilai bahwa Persib tim yang kuat. Jadi dia optimistis bisa mengangkat prestasi Persib," ujar Umuh Muhtar dalam jumpa pers mengumumkan pelatih baru Persib, di Rumah Makan Sederhana di Jalan LLRE Martadinata, Selasa (30/11).

Umuh mengatakan bahwa Daniel diberikan keleluasaan untuk memoles Persib hingga akhir kompetisi. "Percayakan saja tim kepada dia. Kami juga tidak ingin terus menerus dipusingkan dengan bongkar pasang pelatih," kata Umuh.

Sebelum menangani Persib, Daniel Roekito pernah membawa Persik menjadi juara pada Liga Indonesia 2006. Pada musim lalu, Daniel melatih Persiba dan berhasil membawa tim Beruang Madu merangsek ke papan atas. Kemudian mundur karena Daniel merasa tidak cocok lagi dengan manajeman Persiba.
Read More »»