Meski bermaterikan banyak pemain bintang, pelatih baru Persib Bandung, Daniel Roekito menyatakan tak peduli dan tak akan kompromi bila menyangkut disiplin pemain.
Daniel yang tiba di kota Bandung, Jumat, 3 Desember 2010, berjanji selama melatih Persib, akan menerapkan kedisiplinan tinggi.
"Kedisiplinan merupakan aspek penting yang mesti diterapkan seorang pelatih dan mesti dijalankan oleh pemain," kata Daniel.
Dia mencontohkan, salah seorang pemain yang pernah jadi 'korban' ketegasan Daniel adalah bomber andalan Maung Bandung, Cristian Gonzalez ketika keduanya bahu membahu bersama di Persik Kediri.
"Saya pernah menghukum Cristian Gonzalez, ketika melatih Persik Kediri karena dia absen latihan tanpa alasan yang jelas dan ketika itu saya hukum dia tidak dimainkan dalam satu pertandingan," ucap Daniel.
Untuk menerapkan sikap disiplin, Daniel yang rencananya akan mulai bertugas Sabtu 4 Desember hari ini, butuh dukungan semua pihak termasuk suporter. Menurutnya, karakter dan kultur sepak bola Indonesia yang tergolong masih belum cukup menerima penerapan disiplin.
"Meski tindakan saya saat itu sesuai aturan dan tim memenangkan pertandingan, tapi saya tetap diprotes suporter. Bahkan Walikota memprotes saya," terang Daniel.
Daniel menyatakan para pemain Maung Bandung diminta tidak terkaget-kaget jika ketegasan akan selalu ada disetiap latihan dan pertandingan.
"Karakter saya memang keras, jika bicara latihan dan pertandingan. Tapi di luar urusan pertandingan dan hal teknis lainnya saya sosok yang bersahabat dan bisa bergaul," tuturnya sambil terkekeh.
Daniel resmi menjadi pelatih Persib resmi menggantikan Jovo Cuckovic 30 November 2010 lalu. Mantan arsitek Persiba Balikpapan Daniel Roekito, akhirnya mengambil alih tanggung jawab berat membangunkan Maung Bandung yang sudah lama tertidur.
Read More »»
Blog untuk bobotoh Persib Saalam Dunya Semua berita tentang Persib dan sepakbola Indonesia Download Software dan Mp3 gratis Tip dan trik blog Menghasilkan Uang di Internet Persib Shopee liga 1 transfer Windows berita seputar Rajapolah,Tasikmalaya,Jawa barat Berita CPNS Kab Tasikmalaya Kerajinan Rajapolah
12/04/2010
BANDUNG, TRIBUN - Pada Sabtu ini Persib akan melakukan uji coba melawan Saint Prima di Stadion Siliwangi Bandung. Pelatih Persib, Daniel Roekito sangat senang dengan adanya laga uji coba ini. Dia bisa melihat permainan dari anak asuhnya tersebut terutama untuk melihat karakteristik bermain dari setiap pemain.
"Saya akan melihat uji coba tersebut sebagai bagian dari mempelajari karakter dari setiap pemain. Beberapa pemain sudah saya kenali karakteristiknya, tapi sebagian lagi belum saya kenal," kata Daniel.
Mengenai program latihan yang akan disusun, Daniel mengatakan akan melakukan pembicaraan mendalam dengan seluruh asisten pelatih mengenai program latihan apa saja yang selama ini sudah berjalan.
"Kita akan meningkatkan fisik sedikit lagi, kemudian akan diperbanyak dalam hal latihan membentuk karakteristik permainan," kata Daniel.
Apalagi, kata Daniel, mulai tanggal 6 Desember lusa, Persib akan melakukan training camp. Dia akan memaksimalkan waktu seminggu TC untuk mengenal lebih jauh karakteristik bermain dari anak asuhnya.
“TC nanti akan dimaksimalkan untuk mengenal dan membenahi tim,” kata Daniel
Read More »»
"Saya akan melihat uji coba tersebut sebagai bagian dari mempelajari karakter dari setiap pemain. Beberapa pemain sudah saya kenali karakteristiknya, tapi sebagian lagi belum saya kenal," kata Daniel.
Mengenai program latihan yang akan disusun, Daniel mengatakan akan melakukan pembicaraan mendalam dengan seluruh asisten pelatih mengenai program latihan apa saja yang selama ini sudah berjalan.
"Kita akan meningkatkan fisik sedikit lagi, kemudian akan diperbanyak dalam hal latihan membentuk karakteristik permainan," kata Daniel.
Apalagi, kata Daniel, mulai tanggal 6 Desember lusa, Persib akan melakukan training camp. Dia akan memaksimalkan waktu seminggu TC untuk mengenal lebih jauh karakteristik bermain dari anak asuhnya.
“TC nanti akan dimaksimalkan untuk mengenal dan membenahi tim,” kata Daniel
Read More »»
BANDUNG, TRIBUN - Daniel Roekito adalah sosok pelatih sederhana. Tak terlihat keangkuhan atau sifat merasa sebagai pelatih kenamaan. Saat diperkenalkan kepada media massa kemarin, Daniel hanya membawa sebungkus rokok dan sebuah buku tulis.
Saat ngobrol dengan wartawan, sekali-kali dia menghisap rokoknya sambil bertukar pikiran tentang kondisi tim Persib. Dia pun sesekali mempertanyakan tentang atmosfir sepak bola di Kota Bandung dan Jawa Barat.
Terselip pertanyaan, buku apa yang dibawanya itu. Daniel menjawab bahwa buku tersebut hanyalah buku tulis. Tapi ketika diminta membuka isi dari buku tersebut, Daniel mengatakan bahwa itu rahasia.
Ternyata buku tersebut adalah catatan-catatan mengenai kelemahan dan kelebihan Persib, dan hal-hal lainnya mengenai Persib. “Mudah-mudahan apa yang saya catat tentang kondisi Persib saat ini tidak salah. Catatan ini akan saya pelajari untuk membenahi tim Persib,” kata pelatih yang berhasil membawa Persik juara Liga Indonesia tahun 2005 ini.
Lalu, target apa yang akan dicapai olehnya, Daniel mengatakan secara pribadi dia menargetkan akan meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Setidaknya dalam 28 kali pertandingan, sebanyak 25 pertandingan harus dimenanginya.
"Untuk juara kita harus menang terus. Maka dari itu kalau kita bisa menang 25 kali kenapa tidak?" tegas Daniel
Read More »»
Saat ngobrol dengan wartawan, sekali-kali dia menghisap rokoknya sambil bertukar pikiran tentang kondisi tim Persib. Dia pun sesekali mempertanyakan tentang atmosfir sepak bola di Kota Bandung dan Jawa Barat.
Terselip pertanyaan, buku apa yang dibawanya itu. Daniel menjawab bahwa buku tersebut hanyalah buku tulis. Tapi ketika diminta membuka isi dari buku tersebut, Daniel mengatakan bahwa itu rahasia.
Ternyata buku tersebut adalah catatan-catatan mengenai kelemahan dan kelebihan Persib, dan hal-hal lainnya mengenai Persib. “Mudah-mudahan apa yang saya catat tentang kondisi Persib saat ini tidak salah. Catatan ini akan saya pelajari untuk membenahi tim Persib,” kata pelatih yang berhasil membawa Persik juara Liga Indonesia tahun 2005 ini.
Lalu, target apa yang akan dicapai olehnya, Daniel mengatakan secara pribadi dia menargetkan akan meraih kemenangan dalam setiap pertandingan. Setidaknya dalam 28 kali pertandingan, sebanyak 25 pertandingan harus dimenanginya.
"Untuk juara kita harus menang terus. Maka dari itu kalau kita bisa menang 25 kali kenapa tidak?" tegas Daniel
Read More »»
12/03/2010
STD. SILIWANGI,(GM)-
Program pemusatan latihan alias training camp (TC) di Subang yang rencananya akan mulai dilakukan Senin (6/12) masih ada kemungkinan diundur. Sebab pelaksanaan TC tersebut masih harus dikonsultasikan lagi dengan pelatih anyar Persib Bandung, Daniel Roekito yang rencananya tiba di Bandung, Jumat (3/12) ini.
Hal tersebut disampaikan asisten pelatih Persib, Robby Darwis usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (2/12). "Program TC di Subang memang sudah disusun. Tapi apakah kita jadi berangkat pada tanggal 6 Desember atau diundur lagi misalnya seminggu masih sangat tergantung dengan Daniel. Karena itu, kepastiannya kita akan bicarakan dulu," kata Robby.
Dikatakan Robby, jika dalam konsultasi nanti, Daniel menginginkan tim berlatih dulu seminggu di Bandung berarti rencana pemusatan latihan akan diundur lagi. "Tapi pada prinsipnya, tempat pelaksanaan di Subang sudah tidak ada masalah karena sudah tidak dipakai pihak lain. Jadi kapan pun kita berangkat ke Subang, mereka siap," kata mantan kapten Persib dan tim nasional Indonesia ini.
Uji coba
Sementara itu, program pertandingan uji coba yang pada awalnya direncanakan digelar, Sabtu (4/12), hampir bisa dipastikan batal dilaksanakan. Pasalnya pada hari yang sama manajemen tim Persib merencanakan acara refreshing bagi seluruh anggota tim di kediaman Manajer H. Umuh Muchtar di Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang.
Sebagai gantinya, Robby sudah menyiapkan game internal. "Kalau uji coba dengan tim lain tidak bisa, kita tetap merencanakan game internal. Game itu bisa dilakukan besok (hari ini, red) atau pada sesi latihan Sabtu (4/12) pagi sebelum berangkat ke Tanjungsari," kata Robby.
Read More »»
Program pemusatan latihan alias training camp (TC) di Subang yang rencananya akan mulai dilakukan Senin (6/12) masih ada kemungkinan diundur. Sebab pelaksanaan TC tersebut masih harus dikonsultasikan lagi dengan pelatih anyar Persib Bandung, Daniel Roekito yang rencananya tiba di Bandung, Jumat (3/12) ini.
Hal tersebut disampaikan asisten pelatih Persib, Robby Darwis usai memimpin sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Rabu (2/12). "Program TC di Subang memang sudah disusun. Tapi apakah kita jadi berangkat pada tanggal 6 Desember atau diundur lagi misalnya seminggu masih sangat tergantung dengan Daniel. Karena itu, kepastiannya kita akan bicarakan dulu," kata Robby.
Dikatakan Robby, jika dalam konsultasi nanti, Daniel menginginkan tim berlatih dulu seminggu di Bandung berarti rencana pemusatan latihan akan diundur lagi. "Tapi pada prinsipnya, tempat pelaksanaan di Subang sudah tidak ada masalah karena sudah tidak dipakai pihak lain. Jadi kapan pun kita berangkat ke Subang, mereka siap," kata mantan kapten Persib dan tim nasional Indonesia ini.
Uji coba
Sementara itu, program pertandingan uji coba yang pada awalnya direncanakan digelar, Sabtu (4/12), hampir bisa dipastikan batal dilaksanakan. Pasalnya pada hari yang sama manajemen tim Persib merencanakan acara refreshing bagi seluruh anggota tim di kediaman Manajer H. Umuh Muchtar di Desa Ciluluk, Kec. Tanjungsari, Kab. Sumedang.
Sebagai gantinya, Robby sudah menyiapkan game internal. "Kalau uji coba dengan tim lain tidak bisa, kita tetap merencanakan game internal. Game itu bisa dilakukan besok (hari ini, red) atau pada sesi latihan Sabtu (4/12) pagi sebelum berangkat ke Tanjungsari," kata Robby.
Read More »»
JAKARTA, TRIBUN - Penyerang tim nasional Indonesia, Cristian Gonzales, tampil memikat selama mengenakan seragam Merah Putih. Penampilan impresif tersebut, menurutnya, muncul karena dia selalu merasa sebagai pemain muda meski kini telah berumur 34 tahun.
Sebagai pemain naturalisasi pertama di Indonesia, El Loco, julukan Gonzales, mampu melunasi kepercayaan publik dengan penampilan gemilang di setiap laga yang dia lakoni bersama timnas. Saat Indonesia membantai Malaysia 5-1, Rabu (1/12), Gonzales mencetak gol yang membuat "Merah Putih" unggul 2-1 pada babak pertama.
Penyerang Persib Bandung itu juga sebelumnya selalu mencetak gol pada laga uji coba timnas. Ia mencetak dua gol saat timnas membantai Timor Leste 6-0. Kemudian, "El Loco" sukses memberikan satu gol dan membuat "Merah Putih" sukses menekuk Taiwan 2-0.
Lalu, apa rahasia di balik kesuksesan Gonzales? "Itu karena saya seperti pemain muda berusia 28 tahun. Fisik saya juga tidak masalah," ungkap Gonzales kepada Kompas.com, Kamis (2/12).
"Istri juga senang saya bisa cetak gol. Dia kemarin kirim ucapan selamat lewat SMS (pesan singkat)," tambahnya.
El Loco pun mengaku siap tampil saat menghadapi Laos pada pertandingan nanti. "Enggak ada masalah dengan fisik saya. Saya siap meskipun belum tahu kekuatan Laos," tuntas mantan penyerang Persik Kediri itu
Read More »»
Sebagai pemain naturalisasi pertama di Indonesia, El Loco, julukan Gonzales, mampu melunasi kepercayaan publik dengan penampilan gemilang di setiap laga yang dia lakoni bersama timnas. Saat Indonesia membantai Malaysia 5-1, Rabu (1/12), Gonzales mencetak gol yang membuat "Merah Putih" unggul 2-1 pada babak pertama.
Penyerang Persib Bandung itu juga sebelumnya selalu mencetak gol pada laga uji coba timnas. Ia mencetak dua gol saat timnas membantai Timor Leste 6-0. Kemudian, "El Loco" sukses memberikan satu gol dan membuat "Merah Putih" sukses menekuk Taiwan 2-0.
Lalu, apa rahasia di balik kesuksesan Gonzales? "Itu karena saya seperti pemain muda berusia 28 tahun. Fisik saya juga tidak masalah," ungkap Gonzales kepada Kompas.com, Kamis (2/12).
"Istri juga senang saya bisa cetak gol. Dia kemarin kirim ucapan selamat lewat SMS (pesan singkat)," tambahnya.
El Loco pun mengaku siap tampil saat menghadapi Laos pada pertandingan nanti. "Enggak ada masalah dengan fisik saya. Saya siap meskipun belum tahu kekuatan Laos," tuntas mantan penyerang Persik Kediri itu
Read More »»
12/01/2010
Pemain menyambut baik keputusan manajemen memilih Daniel Roekito untuk menggantikan posisi pelatih Jovo Cuckovic. Pemain berharap, dengan terpilihnya Daniel sebagai pelatih, dapat membawa Persib keluar dari zona Degradasi. Bek muda Wildansyah mengatakan, dengan ada kepastian pelatih, diharapkan program latihan bisa berjalan lebih baik karena sudah ada pemimpin definitif di lapangan. "Siapapun pelatihnya, asalkan bisa membawa perbaikan kepada tim, saya rasa tidak akan ada masalah," ujarnya, Rabu (1/12).
Hal sama diutarakan Nova Arianto. Nova pernah dilatih Daniel saat memperkuat PSS Sleman. Ia mengatakan, dengan hadirnya Daniel Roekito, Persib akan bisa lebih berprestasi karena dia mengetahui sosok Daniel adalah pelatih berkualitas. Menurut Nova, Daniel merupakan sosok pelatih tegas dan memiliki disiplin tinggi kepada pemain. Ia juga pandai meracik dan menerapkan strategi permainan. Sebagai pemain, dirinya sudah merasa tenang karena Persib sudah memiliki pelatih. Kendala dalam tubuh tim saat ini sudah berkurang dan permasalahan pelatih sudah selesai. Saat ini tim hanya tinggal menunggu semua pemain yang memperkuat timnas Indonesia kembali bergabung. "Mudah-mudahan tim tidak mengalami kendala lagi dan semuanya bisa berjalan lancar," ujarnya.
Berbeda dengan pemain lainnya, gelandang bertahan Hariono tidak terpengaruh dengan pergantian posisi pelatih. Menurutnya, sebagai pemain, dirinya akan berusaha menjalankan semua instruksi yang diberikan kepadanya. "Saya tidak mau berkomentar banyak, siapapun pelatihnya sama saja, kita pemain akan menurut saja," ujar Hariono.***
Read More »»
Hal sama diutarakan Nova Arianto. Nova pernah dilatih Daniel saat memperkuat PSS Sleman. Ia mengatakan, dengan hadirnya Daniel Roekito, Persib akan bisa lebih berprestasi karena dia mengetahui sosok Daniel adalah pelatih berkualitas. Menurut Nova, Daniel merupakan sosok pelatih tegas dan memiliki disiplin tinggi kepada pemain. Ia juga pandai meracik dan menerapkan strategi permainan. Sebagai pemain, dirinya sudah merasa tenang karena Persib sudah memiliki pelatih. Kendala dalam tubuh tim saat ini sudah berkurang dan permasalahan pelatih sudah selesai. Saat ini tim hanya tinggal menunggu semua pemain yang memperkuat timnas Indonesia kembali bergabung. "Mudah-mudahan tim tidak mengalami kendala lagi dan semuanya bisa berjalan lancar," ujarnya.
Berbeda dengan pemain lainnya, gelandang bertahan Hariono tidak terpengaruh dengan pergantian posisi pelatih. Menurutnya, sebagai pemain, dirinya akan berusaha menjalankan semua instruksi yang diberikan kepadanya. "Saya tidak mau berkomentar banyak, siapapun pelatihnya sama saja, kita pemain akan menurut saja," ujar Hariono.***
Read More »»
BANDUNG, TRIBUN - Persib Bandung saat ini terpaksa harus menghuni dasar klasmen Liga Super Indonesia (LSI). Performa buruk Maung Bandung di enam laga awal membuat Persib menjadi juru kunci.
Dipilihnya Daniel Roekito untuk menjadi pelatih Persib, diharapkan bisa mengembalikan kedigdayaan Persib. "Ya, intinya siapa pun pelatih Persib, bisa mengangkat Persib lebih baik lagi," harap bek kanan Persib, Gilang Angga Kusumah.
Ia menambahkan, Persib memang saat ini masih berada di bawah. Tapi Maung Bandung punya pertandingan sisa yang lebih banyak dibandingkan tim yang lain. "Walau di bawah, kami punya pertandingan sisa lebih banyak. Minimal ketika jumlah pertandingan sama dengan yang lain, Persib bisa ke papan tengah dulu. Nanti berangsur-angsur Persib bisa naik," tutur Gilang. (tis)
Read More »»
Dipilihnya Daniel Roekito untuk menjadi pelatih Persib, diharapkan bisa mengembalikan kedigdayaan Persib. "Ya, intinya siapa pun pelatih Persib, bisa mengangkat Persib lebih baik lagi," harap bek kanan Persib, Gilang Angga Kusumah.
Ia menambahkan, Persib memang saat ini masih berada di bawah. Tapi Maung Bandung punya pertandingan sisa yang lebih banyak dibandingkan tim yang lain. "Walau di bawah, kami punya pertandingan sisa lebih banyak. Minimal ketika jumlah pertandingan sama dengan yang lain, Persib bisa ke papan tengah dulu. Nanti berangsur-angsur Persib bisa naik," tutur Gilang. (tis)
Read More »»
Langganan:
Postingan (Atom)