BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

12/18/2010

Indonesia Terancam Tak Gelar Laga Home Final

ndonesia terancam tidak bisa menggelar laga home jika lolos ke babak final menyusul adanya petasan yang menghiasi laga semifinal pertama melawan Filipina, Kamis 16 Desember 2010.
Layaknya pesta petasan terdengar di Stadion Utama Gelora Bung Karno di babak pertama laga semifinal pertama antara Indonesia melawan Filipina. Sejak lagu kebangsaan kedua negara dikumandangkan hingga Cristian Gonzales mencetak gol, petasan terus berbunyi.

Menanggapi kondisi ini, Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengimbau suporter untuk tidak kembali menyalakan petasan di laga kedua semifinal, Minggu 19 Desember 2010. Pasalnya, Indonesia terancam tidak bisa menggelar partai home jika lolos ke final menyusul adanya petasan tersebut.

"Kami sudah berikan penjelasan kepada match commisioner dari AFF dan mereka bisa memahami. Tapi, ini tidak boleh terulang di tanggal 19 malam. Kalau terjadi, maka kita terancam tidak menjadi tuan rumah di final. Jadi mohon kepada suporter dan masyarakat, tidak boleh ada petasan. Itu dilarang," ujar Nurdin usai pertandingan di mixed zone.

"Tadi sebelum babak kedua, saya minta agar diumumkan bahwa kita terancam dihukum jika terus-menerus menyalakan petasan. Kita tidak bisa mengumumkannya saat pertandingan berjalan, jadi kita setuju, saat istirahat babak pertama baru kita umumkan. Alhamdulilah di babak kedua sudah tidak ada lagi," papar Nurdin.

Indonesia sendiri berpeluang besar lolos ke babak final setelah pada laga pertama menang 1-0 lewat gol semata wayang Cristian Gonzales. Hasil imbang di semifinal kedua cukup bagi tim Garuda untuk lolos ke babak final.
Read More »»

Markus Punya Solusi Hadapi Keriuhan Penonton

Kiper Markus Horison nyaris kebobolan akibat blunder yang dilakukannya saat bertemu Filipina, Kamis, 16 Desember 2010. Kini Markus telah menemukan solusi untuk mencegah kejadian itu terulang kembali.
Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan bergemuruh sepanjang laga Indonesia vs Filipina, kemarin. Tak hanya teriakan penyemangat, suara terompet juga ikut membahana sepanjang laga.

Keriuhan ini memang membuat pertandingan lebih semarak. Namun di satu sisi, suara bising yang ditimbulkan terompet menyebabkan komunikasi antar pemain terganggu dan nyaris menyebabkan petaka bagi Indonesia.

"Suasananya sudah mirip dengan pertandingan di Afrika. Akibatnya komunikasi kita di lapangan jadi terganggu," kata Markus saat ditemui wartawan di Lapangan Timnas, Senayan, Jumat, 17 Desember 2010.
Karena komunikasi tak berjalan baik, kiper Persib Bandung itu nyaris melakukan blunder saat berusaha memotong laju bola. Saat itu, bola lepas karena Markus berbenturan dengan bek timnas Maman Abdurahman. Pemain Filipina langsung menyambut bola liar dan mengarahkannya ke gawang yang telah kosong.

Beruntung bola melaju pelan sehingga masih mampu dihalau oleh Zulkifli Syukur. "Untuk mengatasi masalah ini (terganggunya komunikasi akibat keriuhan penonton), kami harus lebih konsentrasi lagi," kata Markus.

Lebih lanjut, Markus mengaku tidak akan mengubah gaya permainan saat bertemu Filipina di leg kedua. Rekan-rekan di lini belakang juga sudah siap menghadang bola crossing Azkals.

"Lawan Filipina, kami akan bermain seperti pertandingan sebelumnya. Bek-bek kami juga sudah terbiasa dengan permainan bola-bola atas Filipina. Mereka sudah bisa mengatasinya," tandas Markus.
Read More »»

Pablo Siap Cetak Gol

Striker Persib, Pablo Frances, memang tak menjadikan laga amal melawan Persema Malang sebagai target utamanya untuk membobol gawang. Namun striker bernomor punggung 20 ini berjanji mempersembahkan gol untuk bobotoh nanti.
Pablo mengakui, ia tengah fokus mempersiapkan diri menghadapi pertandingan melawan Sriwijaya FC, 2 Januari nanti. "Tapi melawan Persema juga kita harus siap meskipun hanya uji coba," kata Pablo di Stadion Siliwangi, Jumat (17/12) pagi.

Pablo mengatakan, ia harus terus bekerja keras di lapangan karena pelatih hanya akan memakai para pemain yang mau kerja keras di lapangan. Melawan Persema pun, kata Pablo, akan dilihat siapa saja pemain yang bekerja dengan keras di lapangan sebagai bahan penilaian untuk dipasang melawan Sriwijaya FC.

"Saya hanya akan terus bekerja keras di lapangan, baik itu saat latihan maupun saat pertandingan-pertandingan uji coba," kata pemain asal Argentina ini.

Semenjak dilatih Daniel Roekito, Pablo sedikit demi sedikit sudah menemukan kembali bentuk permainan terbaiknya seperti yang ditunjukkan ketika berkostum Persijap Jepara. Pablo lebih lincah, daya jelajahnya jauh meningkat, dan naluri golnya sudah kembali ada.

Pablo sendiri mengakui hal tersebut. Menurut dia, selama sembilan hari TC di Indramayu, kualitas permainannya jauh lebih baik. "Kondisi fisik meningkat, kecepatan meningkat dan motivasi meningkat. Semoga hasil dari traning camp bisa memberikan perubahan jauh lebih baik," kata Pablo.

Menurut Pablo, bobotoh sangat menantikan kemenangan Persib di setiap pertandingan. Mereka tak mau tahu, pokoknya Persib harus menang. Karena itu, ia dan rekan-rekannya harus selalu bisa membawa Persib meraih kemenangan, salah satunya atas Persema.
"Kita siap untuk menang," kata Pablo.
Read More »»

Turunkan Pemain Muda Lawan Persema

Pelatih Daniel Roekito akan menurunkan pemain muda agar mereka memiliki pengalaman dan jam terbang saat melawan Persema Malang pada laga persahabatan amal di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12) pukul 15.30 WIB. Daniel tak ragu menurunkan pemain muda karena dari sisi kualitas cukup bagus, sehingga mereka juga sudah siap ketika mendapat kepercayaan main pada level Kompetisi Liga Super Indonesia.

"Sama seperti saat uji coba, saya akan memaksimalkan pemain yang saya anggap siap dan mau bermain," ujar Daniel, Jumat (17/12) pada latihan di Stadion Siliwangi.

Daniel mengatakan, dalam laga melawan Persema pemain tetap dituntut bisa memenangkan pertandingan. Hal itu untuk menumbuhkan motivasi kepada pemain agar selalu bisa meraih poin penuh dalam setiap bertanding. Namun, kemenangan itu tetap harus memerhatikan instruksi pelatih dan percaya kepada hasil latihan. "Pemain harus berani menerapkan taktik dan strategi di lapangan," ujarnya.
Pada latihan kemarin, Daniel memberikan materi kontrol bola, reaksi, kecepatan, strategi, dan posisi. Daniel membagi latihan dalam dua grup. Grup satu dengan memakai rompi: Rachmat Afandi, Dias Angga Putra, Rendi Saputra, Atep, Yudi Khoerudin, Shahril Ishak, dan Airlangga Sutjipto. Sementara grup dua dihuni: Nova Arianto, Pablo Frances, Johan Yoga, Siswanto, Munadi, Hariono, Wildansyah, dan M Agung Pribadi. Daniel menginstruksikan kedua tim untuk saling berebut bola. Dengan bermain sepertiga lapangan, para pemain dituntut untuk berkerja sama dalam hal penguasaan bola. Menurut Daniel, dalam keadaan apapun bola harus dipertahankan dan dialirkan kepada pemain. "Jangan mentang-mentang sudah terdesak bola di tendang tanpa arah yang jelas. Kita ini bermain sebagai tim. Jadi bergeraklah sebagai tim, jangan egois pikirkan kawan-kawanmu yang sudah bersusah payah membuka ruang," ujar Daniel.

Meski pertandingan melawan Persema besok hanya sebagai laga amal, Daniel akan menjadikan laga tersebut sebagai evaluasi akhir pemusatan latihan Indramayu. Daniel mengatakan, dengan tim banyak bertanding, akan meningkatkan mental, semangat serta daya juang pemain.
Read More »»

Lowongan Kerja Alfamart-Persib

PT Persib Bandung Bermartabat kembali membuka lowongan kerja untuk bekerja pada ALFAMART-PERSIB di Garut Kota. Kami membuka kesempatan bagi yang berminat untuk bergabung bersama kami. Posisi yang dibutuhkan sebagai berikut:

1. PRAMUNIAGA (Kode: PRM)
2. KASIR (Kode: KSR)
3. ASISTEN KEPALA TOKO
(Kode: AKT)
4. MERCHANDISE (Kode: MD)


PRASYARATAN KHUSUS

-
PRIA (Nomor 1,3,4)
- WANITA (Nomor 2)
- Pendidikan SLTA/Sederajat (Nomor 1,2), S1 semua jurusan (Nomor 3), D3 semua jurusan (Nomor 4)
- Usia Maksimal 24 tahun (Nomor 1,2), 27 tahun (Nomor 3,4)
- Berpenampilan menarik dan ramah dengan tinggi badan minimal 165cm (Nomor 1), 155cm (Nomor 2)
- Memiliki jiwa kepemimpinan (Nomor 3, 4)

PERSYARATAN UMUM

-
Tidak memiliki tato
- Tidak bertindik (pria)
- Tidak buta warna
- Belum menikah
- Memiliki loyalitas yang tinggi
- Tidak memiliki penyakit menahun dan bebas NARKOBA
- Bersedia ditempatkan di seluruh unit kerja ALFAMART-PERSIB

CATATAN:

- Lamaran dikirim via email paling lambat diterima 23 Desember 2010ke: hrd@persib.co.id
- Sertakan alamat lengkap dan nomor telepon yang bisa dihubungi
Read More »»

Hilton Penuhi Janji

Striker Persib Bandung asal Brasil, Hilton Mauro Moreira memenuhi janjinya untuk kembali ke Bandung dari kampung halamannya sebelum pertandingan amal melawan Persema Malang, Sabtu (18/12). Dengan memboyong istri dan anaknya, Hilton tiba di Bandung pada Jumat (17/12) malam. "Hilton sudah mendarat di Jakarta. Dia datang bersama anak dan istrinya. Sekarang (semalam-red), kami sedang meluncur ke Bandung," kata Pipin Kusmantara, ofisial tim Persib yang ditugaskan menjemput Hilton di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ketika dihubungi Jumat (17/12) malam.

Seperti diberitakan sebelumnya, Hilton pulang ke Brasil untuk memboyong anak dan istrinya ke Indonesia pada tanggal 7 Desember lalu. Sebelum berangkat, Hilton meminta izin terlebih dahulu kepada Manajer Persib, H. Umuh Muchtar dan berjanji untuk kembali bergabung dengan rekan-rekannya sebelum pertandingan amal melawan Persema Malang di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu (18/12). Kendati sudah kembali ke Bandung sesuai dengan janjinya, Hilton belum tentu dimainkan pada laga amal melawan Persema. Usai sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (17/12), Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis mengatakan, diturunkan atau tidaknya Hilton akan sangat tergantung kepada kondisi terakhir dia setelah menempuh perjalanan panjang dari Brasil ke Indonesia
Read More »»

Timo, "Persib Ujian Lawan Arema"

PELATIH Persema Malang, Timo Schneumann memastikan, meski tidak tampil dengan kekuatan penuh, pasukannya bakal tampil total dalam laga amal melawan Persib Bandung di Stadion Siliwangi, Sabtu (18/12). Baginya, Persib merupakan lawan uji coba yang pas untuk persiapan pasukannya menghadapi "Derby Malang" melawan Arema Indonesia di Stadion Kanjuruhan Malang, 4 Januari mendatang. "Kita memang banyak kehilangan pemain. Kita juga cukup kelelahan setelah menempuh perjalanan 17 jam dengan kereta api. Tapi, dengan pemain yang ada, kita akan tetap tampil seratus persen. Dengan tampil seratus persen, kita sudah menghargai pengundang, terlebih penonton yang sudah membayar tiket menonton," kata Timo usai memimpin sesi latihan ringan di pelataran parkir Hotel Naripan, Jln. Naripan Bandung, Jumat (17/12).

Selain menghibur penonton Bandung, Timo menjadikan laga uji coba ini sebagai persiapan menghadapi "Derby Malang" melawan Arema Malang, 4 Januari mendatang. "Buat saya, Persib memiliki kesamaan dengan Arema. Selain sama-sama biru, Persib punya dukungan suporter yang sangat besar. Kabar terbaru, mental para pemain Persib pun katanya mengalami peningkatan. Buat saya, kondisi ini bagus buat ujian mental pemain sebelum lawan Arema di Kanjururuhan," ujar Timo.

Untuk pertandingan ini, Timo memboyong sebanyak 18 pemainnya, termasuk kapten tim Bima Sakti, skuad cadangan timnas Piala AFF, Jaya Teguh Angga Warsito dan pemain asing Robbie Gaspar. "Hanya saja, Abanda Herman dan Ngon Mamoun masih berada di negaranya dan Seme Pierre masih cedera. Tapi sekali lagi, kita akan tetap tampil seratus persen dengan pemain yang ada," tegas Timo.***
Read More »»