BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

11/21/2010

Ini Calon Pelatih Persib Setelah Jovo Lengser

VIVAnews - Setelah ditinggalkan pelatih kepala Jovo Cuckovic, Persib Bandung ancar-ancar sejumlah pelatih baru yang akan mengarsiteki tim berjuluk 'Maung Bandung' itu. Sejumlah nama sudah disiapkan manajemen.

Manajer Persib Umuh Muchtar menyatakan, tidak ingin terlalu terburu-buru dalam menentukan siapa pelatih yang akan menggantikan Jovo. "Persib harus matang mempersiapkan palatih yang mampu membangun keterpurukan," kata Umuh kepada wartawan, Minggu 21 November 2010.

Meski demikian, manajemen sudah mempersiapkan sejumlah nama, baik asing maupun lokal. "Tiga nama pelatih asing, dan beberapa calon lokal," terang Umuh.

"Namun, kita belum bisa sebutkan, nanti saja kalau sudah resmi akan langsung kami umumkan. Pokoknya secepatnya kita umumkan,"

Dari sejumlah nama, pelatih timnas U-23 Thailand, Stephen Steve Darby masih masuk dalam daftar bursa pelatih. Selain Darby ada nama Peter White yang juga disebut-sebut masuk daftar calon pelatih.

Dari barisan pelatih lokal, eks pelatih Persik Kediri dan Persiba Balikpapan, Daniel Roekito disebut-sebut bakal bersaing dengan mantan pelatih timnas U-23 dan Arema FC, Bambang Nurdiansyah.

Sabtu, 20 November 2010, Jovo secara hormat diberhentikan Persib melalui rapat manajemen, di Bandung. Alasan utama diberhentikannya pelatih asal Serbia itu, dianggap sudah tidak lagi layak dipertahankan karena buruknya prestasi Persib di awal musim ini.
• VIVAnews
Read More »»

11/20/2010

Jovo Akhirnya Diberhentikan Jadi Pelatih

BANDUNG, TRIBUN - Konsorsium PT PBB dan manajeman Persib akhirnya setuju untuk memberhentikan pelatih asal Serbia, Jovo Cuckovic. Komisaris PT PBB, Kuswara mengungkapkan hal tersebut saat jumpa pers di Rumah Makan Sederhana Jalan Riau, Sabtu (20/11).

Namun, Kuswara belum mengungkapkan nama yang akan menangani Maung Bandung selanjutnya. Juga nasib Robby Darwis yang kini menjabat sebagai asisten pelatih.

Sebelumnya, Jovo disebut-sebut bakal menjadi direktur teknik tim Persib. Tapi, sejauh ini Kuswara belum mengungkapkannya apakah Jovo masih bertahan di Maung Bandung, atau Persib malah melepasnya.

Hingga berita ini ditulis jumpa pers masih berlangsung.
Read More »»

RUPS Persib Tentukan Nasib Jovo

Tim bertabur pemain bintang Persib Bandung saat ini terseok-seok di papan bawah klasemen Superliga Indonesia 2010/11 dengan perolehan empat poin dari enam laga yang sudah dijalani.

Hasil ini tentunya bertolak belakang dengan modal yang dimiliki tim, dimulai dari sisi finansial, fasilitas tim, materi pemain hingga dukungan suporter. Entah apa yang terjadi dengan tim kebanggaan Kota Bandung ini.

Jadwal kosong Persib hingga awal Januari mendatang, membuat tim Maung Bandung berencana menggelar evaluasi yang selalu tertunda, Sabtu (20/11) besok. Hal ini bersamaan dengan rapat umum pemegang saham (RUPS).

Hadirnya tokoh-tokoh penting pemodal Persib dalam evaluasi nantinya merupakan kesempatan emas bagi manajemen untuk menjelaskan situasi tim yang paling mutakhir. Isu penggantian pelatih Jovo Cuckovic menjadi salah satu yang akan dibicarakan termasuk kemungkinan mendatangkan pemain asing baru.

Santer beredar jika Jovo akan disodori pekerjaan baru sebagai direktur teknik. Langkah ini diambil jika Maung Bandung mendapat arsitek tim baru yang lebih mumpuni. Akan tetapi Jovo kabarnya akan memilih mundur daripada berganti tugas. Di sisi lain, perubahan status Cristian Gonzales menjadi warga negara Indonesia, tentunya membuka peluang bagi Persib untuk mendatangkan pilar asing baru
Read More »»

Sanksi Menunggu Pablo

STD. SILIWANGI,(GM)-
Karena belum juga muncul hingga sesi latihan sore di Stadion Siliwangi Bandung, Jumat (19/11), Pablo Alejandro Frances terancam sanksi dari manajemen tim Persib Bandung. Sanksi yang akan dijatuhkan manajemen tim untuk striker asal Argentina ini bisa berupa peringatan, teguran keras, hingga diparkir pada saat Persib menghadapi Sriwijaya FC, 2 Januari mendatang

Ancaman sanksi untuk Pablo tersebut disampaikan Manajer Persib, H. Umuh Muchtar di sela-sela menyaksikan sesi latihan pagi di Stadion Siliwangi, Jumat (19/11). "Kalau tidak datang hari ini (kemarin, red), akan ada peringatan untuk Pablo. Dia harus membuat surat pernyataan yang isinya tidak akan mengulang kembali tindakan indisipliner seperti ini," kata Umuh.

Mantan striker Persijap Jepara yang sudah menyumbangkan dua gol untuk Persib ini dianggap telah melakukan tindakan indisipliner karena melewati batas toleransi absen dari latihan yang diberikan manajemen tim. Sehari setelah pertandingan melawan PSPS Pekanbaru di Stadion Kaharuddin Nasution Pekanbaru, 2 November lalu, Pablo sempat meminta izin pulang ke negaranya untuk menjemput keluarganya. Namun, hingga hari keempat latihan, Pablo tak kunjung muncul.

"Sampai sekarang (kemarin, red), saya belum mendapatkan informasi apa-apa dari Pablo," tandas Direktur Utama PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) ini.

Selain sanksi administratif, Umuh juga tidak menutup kemungkinan memberikan sanksi yang lebih berat apabila alasan keterlambatan Pablo bergabung dengan tim tidak bisa dipertanggungjawabkan. "Bisa saja dia tidak kita mainkan pada saat melawan Sriwijaya FC nanti. Tapi, pertandingan itu 'kan masih lama. Jadi, kita lihat saja nanti," kata Umuh.

Pelajaran

Umuh memastikan, ancaman sanksi buat Pablo akan dijatuhkan. Sebab, katanya, manajemen tim ingin benar-benar menegakkan kedisiplinan terhadap seluruh anggota skuad Persib. Menurut Umuh, hukuman untuk Pablo akan menjadi pelajaran buat para pemain lainnya.

"Saya berharap hukuman buat Pablo akan menjadi contoh dan pelajaran buat para pemain lainnya agar tidak melakukan tindakan indisipliner. Pokoknya, siapa pun pemainnya, kalau melanggar pasti akan kita tindak tegas," katanya. (B.82)**
Read More »»

Profesionalitas Shahril Patut Ditiru

Sikap profesionalitas tinggi yang ditunjukan oleh gelandang serang timnas Singapura, Shahril Ishak, patut dicontoh oleh pemain Persib lainnya. Meski sudah bertitel pemain bintang di Singapura, dirinya masih tetap menjungjung tinggi profesionalitas sebagai pemain asing yang dikontrak Persib.

Shahril meminta izin pulang kampung dikarenakan ada pemanggilan dari timnas Singapura untuk memperkuat tim kepala singa ini di Asian Games Giangzhou 2011. Setelah timnya gagal melangkah ke babak perempatfinal, Shahril tetap dipercaya untuk memperkuat timnas Singapura yang dipersiapkan di Piala AFF 2010 di Indonesia dan Vietnam.

Saat pemanggilan keduanya ini, Shahril tetap memberikan informasi kepada manajemen bahwa dirinya belum bisa kembali berlatih bersama Persib karena harus kembali memperkuat timnas Singapura.

“Kami baru menerima konfirmasi dari Shahril bahwa dia belum bisa bergabung dengan Persib karena harus membela timnas. Kami juga menerima informasi yang sama dari ofisial timnas Singapura yang memberitahukan bahwa Shahril harus memperkuat timnas," kata Umuh.

Umuh Kecewa Baihakki Tak Beri Kabar

Setelah Pablo Frances melakukan tindakan indisipliner dengan mangkir dari latihan, satu pemain asing milik Persib lainnya, Baihakki Khaizan, dinilai manajemen melakukan hal serupa.

Manajer Persib, Umuh Muhtar, merasa kecewa terhadap bek asal Singapura ini karena tidak memberikan konfirmasi apapun kenapa dirinya tak bergabung latihan bersama Persib. Kekecewaan manajemen memberi bukti bahwa mereka tak pandang bulu terhadap pemainnya yang indisipliner.

Menurut Umuh, manajemen memang mendengar kabar bahwa Baihakki dipanggil timnas, tapi seharusnya Baihakki memberikan kabar secara lisan kepada pihak manajemen mengenai hal ini sehingga tak membuat bingung manajemen.

"Kami tidak menerima kabar dan konfirmasi dari Baihakki, apakah dia dipanggil timnas atau kemana. Seharusnya dia memberikan konfirmasi kepada manajemen kenapa dia absen berlatih. Meskipun saya mendengar informasi dia dipanggil timnas Singapura untuk piala Suzuki cup tapi sebagai pemain professional, dia bisa menghubungi saya untuk memberikan informasi,kata Umuh.
Read More »»

11/19/2010

Pablo Belum Berlatih

Photobucket
AHMAD YANI,(GM)-
Hingga sesi latihan Kamis (18/11), striker Persib Bandung asal Argentina, Pablo Alejandro Frances belum juga bergabung dengan rekan-rekannya. Padahal, sesuai dengan toleransi yang diberikan manajemen tim, Pablo yang meminta izin pulang ke negaranya untuk memboyong keluarganya ke Indonesia, diperkirakan sudah mengikuti sesi latihan lagi pada Kamis (18/11) ini.

"Pablo seharusnya sudah berlatih lagi. Tapi, saya tidak tahu soal izinnya kepada manajemen tim," kata Asisten Pelatih Persib, Robby Darwis di Mes Persib, Jln. A. Yani Bandung, Kamis (18/11).

Usai sesi latihan sore di Kiaracondong Center, Pelatih Persib, Jovo Cuckovic pun mengaku tidak mengetahui secara pasti alasan keterlambatan mantan striker Persijap Jepara ini dalam mengikuti latihan bersama rekan-rekannya. "Saya tidak tahu itu. Pablo meminta izin kepada ofisial tim. Mungkin, dia kesulitan mendapatkan tiket pesawat. Mungkin, saya tidak tahu pasti," kata pelatih berdarah Serbia itu.

Terkait dengan ancaman sanksi yang sempat dilontarkan manajemen tim terhadap siapapun pemain yang mangkir latihan, Jovo pun tidak memberikan rekomendasi apapun. "Saya tidak tahu. Saya tidak mau membicarakannya," ujar Jovo.

Sebelumnya, Manajer Persib, H. Umuh Muchtar sempat mengatakan, Pablo memang meminta izin langsung kepadanya untuk pulang ke Argentina. Karena itu, Umuh sempat memberikan waktu toleransi selama tiga hari untuk striker yang sudah menyumbangkan dua gol untuk Persib ini. Dalam kesempatan itu, Umuh mengatakan, jika Pablo tak kunjung muncul, ia akan bertindak tegas dengan memberikan sanksi tertentu.

Berlatih futsal

Dengan masih absennya Pablo, hingga Kamis (18/11), sesi latihan Persib tetap hanya diikuti 17 pemain. Pada sesi latihan pagi, mereka berlatih di Pusat Kebugaran Batununggal Indah Bandung. Sedangkan sore harinya terpaksa dilakukan di lapangan futsal Kiaracondong Center.

Menurut Robby, sesi latihan yang dimulai pukul 16.00 WIB ini terpaksa dilakukan di ruangan tertutup karena Stadion Siliwangi dan Stadion UPI digunakan pemiliknya. "Kita tidak punya pilihan lain, kecuali latihan di Kiaracondong. Selain karena Siliwangi dan UPI dipakai, ini juga sebagai antisipasi hujan pada sore hari," kata Robby. (B.82)**
Read More »»

Sabarlah Hilton!

KIARACONDONG,(GM)-
Kendati perkembangan pemulihan cedera lututnya sangat menggembirakan dan kemauannya untuk segera tampil sangat luar biasa, Hilton Mauro Moreira tetap harus bersabar menyelesaikan seluruh program pemulihan yang diberikan oleh dokternya di Brasil. Saran dan harapan tersebut disampaikan Pelatih Fisik Persib, Entang Hermanu.

"Kemauan Hilton untuk segera main sangat kuat. Perkembangan kondisinya pun cukup bagus. Tapi, Hilton harus bersabar menjalani semua program dari dokter yang menangani cederanya di Brasil," kata Entang, usai sesi latihan sore di Kiaracondong Center, Jln. Ibrahim Adjie, Kiaracondong Bandung, Kamis (18/11).

Entang menjelaskan, berdasarkan rekomendasi dari dokter yang menangani cederanya di Brasil, Hilton baru diperbolehkan bermain lagi pada Januari mendatang. "Itu bukan bukan kata saya, tapi rekomendasi dari dokter Brasil yang menangani Hilton. Jadi, Hilton harus bersabar menjalani program pemulihan dari dokternya itu," kata dosen FPOK UPI ini.

Seperti diketahui, usai menjalani operasi lutut akibat cedera yang dialaminya ketika Persib menghadapi Persema Malang pada musim lalu, Hilton memutuskan kembali ke Bandung, sekitar sebulan lalu. Selama di Bandung, Hilton melanjutkan program pemulihan cedera dan pemulihan kondisi fisiknya didampingi Entang. Setelah dipastikan direkrut kembali oleh Persib, Hilton baru bergabung penuh dalam sesi latihan Persib pada Senin (15/11) lalu. (B.82)**
Read More »»