BIRU = BOBOTOH INDEPENDENT RAJAPOLAH UNITED

5/24/2012

Rampas HP-Isap Ganja, 5 Jakmania Jadi Tersangka

INILAH.COM, Cirebon - Sebanyak lima Jakmania ditetapkan tersangka dalam kasus ganja dan perampasan telepon genggam di atas kereta api yang dilakukannya pada Senin (22/05/2012) malam. Kelima tersangka yakni, Anggi, Jupri, Ade, Andre, dan Andriansyah. Mereka positif mengonsumsi narkoba jenis ganja setelah pihak kepolisian melakukan tes urine. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, kelima pelaku diamankan anggota Satreskrim Polres Cirebon Kota karena mereka bersama belasan The Jakmania lainnya diduga terlibat pengeroyokan dan perampasan telepon genggam (hand phone/HP) penumpang kereta, di KA Berantas pada Senin malam. Rencananya mereka akan memberikan dukungan pada laga Persija melawan Pelita Jaya di Malang, Selasa (22/5/2012) sore. Para suporter Persija itu ditangkap di Stasiun Prujakan Cirebon, setelah korban melaporkan penganiayaan dan perampasan telepon genggam. Setelah dilakukan penggeledahan, petugas menemukan ganja di dalam tas milik Rian, salah seorang anggota Jakmania. Namun, belakangan ganja tersebut diketahui milik Anggi yang juga menjadi tersangka kepemilikan ganja seberat 6 gram tersebut. Saat di tes urine, Anggi juga positif menggunakan narkoba. Kasat Narkoba Polres Cirebon Kota AKP Trysilayanto mengatakan ada 16 orang yang dites urine, namun hanya 6 yang positif. Sebanyak tiga orang diduga memakai secara bersamaan, sedangkan tiga lainnya mengkonsumsi ganja secara terpisah. Kelima orang yang terlibat perampasan telepon genggam dan kepemilikan ganja, saat ini ditahan di Mapolres Cirebon Kota. Read More »»

5/14/2012

Sepak Bola Sederhana Nan Indah Ala Indra Thohir

“ Pak Tohir, pemainnya jangan dimanja, buat perubahan di Persib” ITULAH kalimat yang diteriakan bobotoh kepada Indra Muhammad Tohir dihari pertamanya bergabung dalam skuad Maung Bandung, setelah ditunjuk menjadi penasehat teknik olah PT. Persib Bandung Bermartabat. Gaya melatihnya yang terkenal tegas dan disiplin juga kharisma dari sosok pelatih yang mengantar Persib juara Liga Indonesia I ini masih sangat kental di mata para bobotoh. Tak ayal, bobotoh berharap banyak dari pria kelahiran Bandung 71 tahun silam ini untuk membawa Persib Bandung kearah yang lebih baik. Hadirnya Indra Tohir di dalam tubuh Persib acap kali membawa Pangeran Biru berada di level atas dunia persepakbolaan tanah air. Juara Liga Indonesia I dan lolos ke babak 8 besar piala champions Asia adalah bukti nyata dari racikan tangan dingin seorang Indra Tohir. Mengusung sepak bola yang sederhana dengan mengandalkan kemampuan fisik, teknik dan kemapuan masing-masing pemain adalah contoh dari perpaduan sepak bola indah ala pria yang akrab disapa Abah. Meski begitu, Tohir enggan disebut sebagai sosok yang akan membawa perubahan bagi Persib. Tohir menuturkan, dirinya hanyalah manusia biasa yang tidak akan mengubah segala sesuatunya dengan mudah. "Perasaan saya sebenarnya berawang-awang. Ini merupakan panggilan tanah air atau daerah. Dan belum tentu juga saya bisa membuat perubahan di Persib jika jadi. Karena saya pun bukan seorang dewa yang mampu mengubah apapun dengan mudah," ujar Tohir kepada wartawan saat hadir di tengah-tengah latihan Persib di Stadion Silwiangi, Bandung, Jumat (27/4). "Jika saya punya konsep menjadi pelatih yang mampu dengan mudah membawa tim jura, mungkin akan saya jual konsep itu. Namun saya pun hanya manusia biasa. Kalau pun saya bisa mampu memberikan perubahan kepada Persib, saya sangat bersyukur, karena ini pun atas dasar kecintaan saya kepada Persib. Ya mudah-mudahanan saya bisa membawa perubahan," pungkasnya (Ziyan M Nasyith) Biodata Nama Lengkap : Indra Muhammad Tohir Lahir : Bandung, 7 Juli 1941 Karier di Persib : Pelatih Fisik (1984-1993), Pelatih Kepala (1993-1995, 2000-2001, 2005). Prestasi : Juara kompetisi Perserikatan 1986, 1990 (sebagai pelatih fisik), Juara Perserikatan 1994, Juara Ligina I musim 1994/1995, Perempatfinal Liga Champions Asia 1995, Pelatih Terbaik Asia versi AFC edisi Bulan September 1995, Babak 8 Besar Ligina 2001 Read More »»

Persib Ungguli Pelita Jaya 3 - 2

STD SILIWANGI - Tiga gol Maung Bandung masing-masing diciptakan Miljan Radovic di menit ke-39 (pen), Atep menit 43, dan Airlangga Sucipto menit ke-73 mengakhiri Derby Jabar dengan kemenangan Persib 3-2 atas Pelita Jaya Karawang. Gol balasan Pelita Jaya Karawang dicetak Alexander Bajevsky (pen) di menit ke-80 dan 92. Persib langsung mengambil insiatif serangan sejak kick up babak pertama dimulai. Namun, Pelita Jaya meladeni permainan apik Maung Bandung. Praktis, sepanjang babak pertama, perang lini tengah terjadi. Menit ke-11, Pelita Jaya membuka peluang. Namun, sundulan Zhekov yang mengarah ke gawang Jandry Pitoy masih bisa diblok Abanda Herman. Persib membalas di menit 19. Tendangan Miljan Radovic setelah menerima umpan Noh Alam Shah masih menyamping. Satu menit kemudian, Miljan lagi-lagi gagal memanfaatkan peluang setelah sepakannya menyamping. Maung Bandung akhirnya memecah kebuntuan gol lewat tendangan penalti Miljan Radovic di menit ke-39. Penalti itu didapat Persib setelah Marcio Sauza dilanggar di kotak penalti. Gol itu menambah semangat anak-anak Maung Bandung. Bermain di kandang sendiri, mereka tampil trengginas. Empat menit kemudian, Atep menambah gol Persib setelah mendapat umpan dari Noh Alam Shah. Hingga babak pertama berakhir, skor tak berubah 2-0 untuk keunggulan Persib. Meski sudah unggul 2-0, Persib tetap tak menghentikan serangan. Namun, Pelita Jaya yang sudah tertinggal 0-2 memberikan perlawanan. Mereka mencoba mengambil alih inisiatif serangan. Menit ke-57, Pelita Jaya melakukan pergantian pemain. Engelberd masuk menggantikan Egi Melgiansyah. Masuknya Engelberd menambah daya serang Pelita Jaya. Beberapa kali umpan crossing dari sayap kanan membahayakan barisan pertahanan Persib. Keasyikan menyerang, Pelita Jaya Karawang melupakan pertahanan. Lewat serangan balik cepat di menit ke-73, striker Persib Airlangga Sucipto lolos. Kiper I Made Kadek Wardana yang keluar dari sarangnya, gagal menghalau bola dan malah kembali ke kaki Airlangga. Tak pelak, Airlangga pun dengan mudah menceploskan bola ke gawang yang sudah kosong. Alexander Bajevsky memperkecil kekalahan Pelita Jaya Karawang. Tendangan penaltinya di menit ke-80 berhasil mengecoh kiper Persib Jandry Pitoy. Skor pun berubah menjadi 3-1. Satu menit kemudian, Hariono masuk menggantikan Tony Sucipto. Kehadiran Hariono disambut meriah bobotoh yang memadati Stadion Siliwangi Bandung. Menjelang akhir pertandingan, Pelita Jaya masih mengurung pertahanan Maman Abdurrahman dkk. Serangan sporadis The Young Guns membuahkan hasil. Alexander Bajevsky yang lolos dari kawalan barisan pertahanan Persib berhasil menceploskan bola ke gawang Jandry Pitoy. Skor berubah menjadi 3-2 dan bertahan hingga akhir laga. Read More »»

Bobotoh Aplaus Hariono

SETELAH terpaksa absen karena cedera patah tulang rusuk, para bobotoh Persib Bandung akhirnya bisa melihat kembali permainan cantik dan lincah Hariono. Hariono tampil pada pertandingan Persib Bandung melawan Pelita Jaya Karawang di Stadion Siliwangi Bandung, Minggu (13/5). Dalam laga ini, Hariono dimasukkan pelatih Persib Bandung, Robby Darwis menggantikan Toni Sucipto pada menit 81. Selama absen di 7 laga akibat cedera patah tulang belikat ketika berduel dengan Gustavo Chiena di stadion Petrokimia, Gresik, 19 Maret lalu, Persib Bandung hanya mampu menang 2 kali ketika menjamu Gresik United di Stadion Siliwangi (11 April) dan Persiwa Wamena, Sabtu (5/5) di Stadion Siliwangi Bandung. Kerinduan bobotoh melihat permainan Hariono, memang terlihat sebelum dia dimainkan. Sebuah spanduk bertuliskan "Selamat Berjuang Hariono" terlihat dibentangkan para bobotoh. Bahkan ketika masuk menggantikan Toni Sucipto, bobotoh yang menyaksikan pertandingan Persib Bandung melawan Pelita Jaya langsung memberikan aplaus. Seperti ingin membuktikan pada pelatih Persib dan bobotoh, Hariono langsung tampil bagus dan lincah seolah tak memperlihat dirinya baru pulih dari cedera. Bahkan dia pun langsung memberikan asis pada Mario Sauza, meski hasil akhirnya tidak membuahkan gol. Bukan hanya umpan akurat, Hariono juga beberapa kali menggagalkan serangan Pelita Jaya. Untuk itu beberapa kali bobotoh memberikan aplaus atas permainan yang diperagakannya. Usai pertandingan, Hariono tampak puas karena Persib bisa memenangkan pertandingan. "Alhamdulillah Persib bisa menang pada pertandingan kali ini. Sayang pada babak kedua kita sempat kebobolan," katanya. Menurut Hariono, cedera yang dialaminya sekarang sudah pulih dan tidak terasa lagi. Apalagi sebelumnya, ia juga mengikuti latihan bersama para pemain lainnya untuk memulihkan cedera. "Sekarang sudah tidak sakit," ujarnya singkat. Untuk pertandingan selanjutnya, Hariono hanya meminta para bobotoh mendoakannya agar bisa kembali memperkuat Persib Bandung. "Sekarang mungkin saya kurang maksimal karena baru pulih. Mohon doa saja dari semuanya agar ke depan saya bisa tampil lebih baik," ujarnya. Read More »»

5/07/2012

Radovic: Ini Persib Sesungguhnya

Bandung - Kemenangan Persib Bandung atas Persiwa Wamena dengan skor 3-0 di Stadion Siliwangi, Sabtu (5/5) sore, disambut antusias oleh legiun asing Miljan Radovic. Apalagi kemenangan tersebut menghentikan torehan buruk Maung Bandung yang tidak pernah menang pada empat pertandingan terakhir di kompetisi Indonesian Super League (ISL) musim 2011/2012. Radovic mengatakan kemenangan ini berkat kerja keras para pemain yang ingin bangkit dari keterpurukan. Menurutnya, laga melawan tim Badai Pegunungan merupakan permainan Maung Bandung yang sesungguhnya. "Saya sangat senang karena kita akhirnya bisa menang. Kita kalah empat kali dan tidak akan terjadi lagi untuk kelima kalinya, karena ini Persib yang sesungguhnya. Kita punya banyak pemain bagus, tidak mungkin kita akan kalah terus. Kemenangan ini atas kerja keras pemain yang tidak mau lihat Persib kalah lagi. Hari ini, adalah hari bagus buat kita, karena motivasi kita naik lagi," ujarnya kepada wartawan usai pertandingan. Mengenai kiprah pemain muda, pemain berkebangsaan Montenegro ini mengaku puas. Dia menilai, Budiawan dan M Agung Pribadi sudah bermain sangat bagus untuk Persib. Dia melihat kontribusi para pemain muda tersebut sudah terlihat. "Budiawan dan Agung pemain bagus. Mereka banyak lari dan banyak membantu tim. Saya sangat senang dengan tugas yang sudah mereka lakukan. Mereka sudah menjalankan tugasnya dengan baik," ucapnya. Mengenai gol yang dilesakkan pada pertandingan tersebut, pemain bernomor punggung 50 ini mengungkapkan hal itu dipersembahkan untuk Umuh Muchtar. Gol itu pun, tambah dia, untuk bobotoh yang merindukan kemenangan Maung Bandung. "Gol ini saya persembahkan kepada Pak Umuh. Saya pikir, gol tersebut layak menjadi kado baginya yang sudah banyak berjuang untuk Persib. Secara khusus, gol ini saya persembahkan untuk bobotoh yang tidak berhenti mendukung kita. Saya harap, kemenangan ini bisa memenuhi keinginan mereka yang tak sabar melihat Persib menang," tandasnya Read More »»

Disesalkan, Daya Dobrak Persib Mengendur

Bandung - Pelatih Persib Bandung Robby Darwis mengaku lega timnya bisa bangkit sekaligus membalas kekalahan dari Persiwa Wamena. "Tiga angka dari penampilan ini jelas sangat strategis dan berharap bisa berlanjut pada laga berikutnya, namun daya dobrak pada babak kedua mengendur," kata Robby Darwis seusai timnya unggul 3-0 atas Persiwa di Stadion Siliwangi Bandung, Sabtu. Menurut Robby, tiga gol yang tercipta pada babak pertama membuat timnya lebih cenderung untuk mengamankan kemenangan pada babak kedua. Hal itu, menurut dia, sudah diantisipasi dengan memasukkan striker Airlangga dan Aliyudin serta wing back M Ilham untuk meningkatkan daya serang. Namun gagal menambah gol pada babak kedua. "Secara keseluruhan pertandingan sesuai dengan yang diharapkan, meski tetap kami akan melakukan evaluasi," katanya. Terkait kinerja pemain muda, Robby menyebutkan ada peningkatan performance. Jajang Sukmara, Budiawan dan M Agung Pribadi ikut andil pada pertandingan itu dan memberi warna bagi penampilan maung Bandung. Menurunkan tiga pemain muda skaligus sebagai starter, memang baru kali ini dilakukan, dan ternyata mereka bisa menjawab kepercayaan dari pelatih. Read More »»

Onana Siap Bantu Persib Dapatkan Rene Albert

AGEN Rene Albert, Jules Denis Onana mengaku siap membantu mewujudkan keinginan Persib untuk mendatangkan Pelatih Rene Albert ke Bandung. Onana bahkan mengaku optimis jika pelatih yang pernah membawa Arema menjuarai kompetisi Indonesia Super League tersebut bersedia untuk menakhodai Persib. Saya siap bantu Persib. Tidak ada masalah. yang penting harus sesuai aturan," ujar Onana ketika dihubungi wartawan melalui ponselnya, Minggu (6/5) malam. Namun Onana meminta Persib untuk bersabar. Pasalnya saat ini Rene masih terikat kontrak dengan salah satu klub elit di kompetisi kasta tertinggi di Malaysia hingga bulan Juli mendatang. Sehinggga Rene dipastikan tidak bisa datang ke Indonesia atau melakukan negosiasi langsung dengan Persib dalam waktu dekat ini. Onana mengatakan, Persib baru bisa melakukan negosiasi dengan Rene setelah transfer window liga kasta tertinggi di Malaysia dibuka pada bulan Juli mendatang. "Dia (Rene) masih menjabat sebagai pelatih di Serawak FA. Jadi dia belum bisa datang ke Indonesia dalam waktu dekat ini,” pungkasnya. Read More »»